kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

Rupiah terjegal The Fed


Kamis, 01 September 2016 / 06:35 WIB
Rupiah terjegal The Fed


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah cenderung bergerak flat dua hari terakhir. Data ekonomi Amerika Serikat (AS) akhir pekan ini akan menjadi fokus pasar untuk memberikan petunjuk kenaikan suku bunga The Fed.

Di pasar spot Rabu (31/8), kurs rupiah terhadap dollar AS terkoreksi tipis 0,02% ke posisi 13.260 dibanding sehari sebelumnya. Mengacu kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah tergerus 0,3% ke 13.300.

Analis Garuda Berjangka Sri Wahyudi memaparkan, rencana kenaikan bunga The Fed menjadi sentimen utama penekan rupiah. "Semua mata uang fokus pada isu kenaikan bunga The Fed," ujarnya.

Isu itu mendorong penguatan dollar AS. Dari dalam negeri, program tax amnesty belum menunjukkan perkembangan signifikan. Pasar pun masih menanti sentimen domestik lain.

Resti Afiadinie, Research and Analyst Divisi Treasury Bank BNI menambahkan, kebutuhan mata uang dollar AS dari korporasi meningkat, guna memenuhi kewajiban akhir bulan. Ini turut menyeret rupiah. Hari ini, Resti memprediksi, rupiah menguat di 13.200-13.275. Prediksi Wahyudi, gerak rupiah di kisaran 13.210-13.300.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×