kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.974   61,00   0,34%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Rupiah terjegal The Fed


Kamis, 01 September 2016 / 06:35 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah cenderung bergerak flat dua hari terakhir. Data ekonomi Amerika Serikat (AS) akhir pekan ini akan menjadi fokus pasar untuk memberikan petunjuk kenaikan suku bunga The Fed.

Di pasar spot Rabu (31/8), kurs rupiah terhadap dollar AS terkoreksi tipis 0,02% ke posisi 13.260 dibanding sehari sebelumnya. Mengacu kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah tergerus 0,3% ke 13.300.

Analis Garuda Berjangka Sri Wahyudi memaparkan, rencana kenaikan bunga The Fed menjadi sentimen utama penekan rupiah. "Semua mata uang fokus pada isu kenaikan bunga The Fed," ujarnya.

Isu itu mendorong penguatan dollar AS. Dari dalam negeri, program tax amnesty belum menunjukkan perkembangan signifikan. Pasar pun masih menanti sentimen domestik lain.

Resti Afiadinie, Research and Analyst Divisi Treasury Bank BNI menambahkan, kebutuhan mata uang dollar AS dari korporasi meningkat, guna memenuhi kewajiban akhir bulan. Ini turut menyeret rupiah. Hari ini, Resti memprediksi, rupiah menguat di 13.200-13.275. Prediksi Wahyudi, gerak rupiah di kisaran 13.210-13.300.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×