kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Hari ini rupiah berpotensi menguat


Senin, 23 Februari 2015 / 05:35 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membersihkan lantai di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Tribunnews/Jeprima


Reporter: Namira Daufina | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pada penutupan pasar pekan lalu, rupiah kembali melemah terhadap dollar AS. Ini imbas pemangkasan suku bunga Bank Indonesia, Selasa (17/2). Di pasar spot, Jumat (20/2) pasangan USD/IDR turun 0,04% ke Rp 12.825. Sedangkan di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah melemah 0,35% menjadi Rp 12.849 per dollar AS.

Menurut Suluh Adil Wicaksono, Analis Millenium Penata Futures, pelemahan yang terjadi Jumat lalu masih dibayangi kuncupnya suku bunga Indonesia menjadi 7,5%. Akibatnya, pelaku pasar cenderung melepaskan mata uang rupiah dan beralih ke pasar aset berisiko seperti saham.

Hari ini, Suluh memproyeksikan, rupiah berpotensi menguat. Ini karena data PMI Flash Manufaktur Januari 2015 meningkat menjadi 54,3 dibandingkan Desember 2014 di 53,9. Hasil ini juga lebih tinggi dari prediksi 53,7.

David Sumual, Ekonom Bank Central Asia, memproyeksikan, rupiah berpotensi menguat karena kekhawatiran atas krisis Yunani sudah sirna. David memproyeksikan, rupiah akan bergerak di area Rp 12.820-Rp 12.880. Sedangkan prediksi Suluh, rupiah bergerak di kisaran 12.700-12.900.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×