kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.153   -6,00   -0,03%
  • IDX 5.097   39,78   0,79%
  • KOMPAS100 657   5,57   0,85%
  • LQ45 518   2,72   0,53%
  • ISSI 170   0,84   0,50%
  • IDX30 291   1,43   0,49%
  • IDXHIDIV20 391   -0,27   -0,07%
  • IDX80 76   0,57   0,76%
  • IDXV30 109   -0,28   -0,25%
  • IDXQ30 97   -0,51   -0,52%

Harga Saham ANTM Rontok Ke Rp 2.580, Analis Prediksi Bisa Kembali Ke Rp 4.000-an


Selasa, 03 November 2026 / 06:11 WIB
Harga Saham ANTM Rontok Ke Rp 2.580, Analis Prediksi Bisa Kembali Ke Rp 4.000-an
ILUSTRASI. Harga Saham ANTM Rontok Ke Rp 2.580, Analis Prediksi Bisa Kembali Ke Rp 4.000-an


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) rontok bersamaan dengan gejolak di pasar modal Indonesia. Analis rekomendasi investor memanfaatkan penurunan harga tersebut untuk mulai koleksi saham ANTM karena diprediksi bakal kembali menanjak dalam jangka panjang.

Harga saham ANTM pada perdagangan Senin 2 November 2026 ditutup di Rp 2.580 turun 40 poin atau 1,53% secara harian. Sejak awal tahun 2026 atau secara year to date (YTD), harga saham ANTM telah merosot 19,63%.

Analis menilai penurunan harga menjadikan saham ANTM memiliki daya tarik untuk investasi. Harga saham ANTM diprediksi bisa kembali ke level tinggi karena emiten pertambangan pelat merah ini memiliki proyeksi kinerja keuangan yang solid serta prospek komoditas emas dan nikel.

Dalam risetnya, Indo Premier Sekuritas menilai sektor komoditas berpeluang mencatatkan kinerja lebih baik dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), meskipun prospek pasar saham Indonesia dari sisi makroekonomi atau top-down perspective masih menghadapi tantangan.

Salah satu faktor pendukungnya adalah karakteristik emiten komoditas yang menghasilkan pendapatan dalam dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan keuntungan ketika rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.

Baca Juga: Harga Saham Rontok 82%, 4 Emiten Prajogo Pangestu Masih Bisa Buyback Rp 3 T Lebih

Dari sisi fundamental, ANTM telah membukukan pertumbuhan kinerja yang solid hingga September 2026. Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 9,66 triliun, meningkat 46% secara tahunan atau year on year (YoY).

Pada periode yang sama, EBITDA ANTM tumbuh 45% YoY menjadi Rp 13,48 triliun. Sementara itu, pendapatan perseroan meningkat 23% YoY menjadi Rp 88,48 triliun.

Kinerja operasional tersebut turut tercermin dari arus kas bersih aktivitas operasi yang mencapai Rp 5,06 triliun, atau tumbuh 26%. Penerimaan kas dari pelanggan juga meningkat 29% menjadi Rp 87,92 triliun.

Baca Juga: Indo Tambangraya (ITMG) Bagikan Dividen Interim US$ 74,2 Juta, Cek Jadwalnya

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Adrian Djie, memproyeksikan pendapatan ANTM mencapai Rp 121 triliun sepanjang 2026. Kinerja tersebut diperkirakan kembali meningkat menjadi Rp 128 triliun pada 2027.

Menurut Adrian, segmen emas dan nikel masih akan menjadi penopang utama kinerja keuangan ANTM ke depan. Meski demikian, prospek kedua komoditas tersebut tetap perlu dicermati karena menghadapi sejumlah tantangan.

Untuk komoditas emas, pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Kenaikan imbal hasil obligasi berpotensi memberikan tekanan terhadap harga emas global.

Sementara itu, prospek nikel akan sangat dipengaruhi oleh keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar global. Dinamika kedua faktor tersebut berpotensi memengaruhi pergerakan harga nikel dan kinerja segmen terkait.

Di tengah volatilitas pasar saham, Adrian menyarankan investor untuk tetap berhati-hati dalam jangka pendek. Namun, secara valuasi, saham ANTM dinilai sudah berada pada level yang terdiskon dan menawarkan potensi imbal hasil dividen yang menarik.

"Pada level harga saat ini, saham ANTM menawarkan dividend yield yang menarik dengan valuasi yang terdiskon," kata Adrian.

Dengan mempertimbangkan prospek fundamental tersebut, Adrian merekomendasikan beli saham ANTM dengan target harga Rp 4.100 untuk jangka panjang.




 

IHSG Menajak Hari ini, Berikut 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi (2 November 2026).


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×