Reporter: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal
KONTAN.CO.ID - Jakarta Sejumlah perusahaan dalam Grup Barito Pacific memperkuat komitmennya dalam menjaga nilai pemegang saham melalui program pembelian kembali saham atau buy back. Langkah buy back ini dilakukan oleh perusahaan untuk mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental dan prospek jangka panjang perusahaan, sekaligus menjadi upaya menjaga stabilitas perdagangan saham di tengah dinamika pasar modal.
Tiga emiten yang telah mengumumkan program buy back tersebut adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Masing-masing perusahaan mengalokasikan dana maksimal Rp1 triliun untuk BRPT, Rp 500 miliar untuk CUAN, Rp1 triliun untuk BREN, serta Rp 2 triliun untuk TPIA.
Saat dikonfirmasi oleh Tim Kontan, total keseluruhan hasil buy back dari ke-empat emiten milik Prajogo Pangestu tersebut mencapai Rp 830.7 miliar sampai saat ini. Angka ini dapat berubah karena program buy back masing-masing perusahaan masih berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.
Saat di konfirmasi oleh Tim Kontan, manajemen TPIA menyampaikan bahwa total realisasi pembelian saham TPIA sampai 2 November 2026 adalah sebesar Rp 518.2 miliar untuk total pembelian sebesar 378.428.200 lembar saham.
Sementara itu, manajemen BREN mengatakan bahwa total buy back sampai tanggal 1 November 2026 sebesar 49.139.000 lembar saham dengan total sebesar kurang lebih Rp 98 miliar. Sementara total realisasi buy back BRPT sampai 30 Oktober 2026 adalah sebesar Rp 121 miliar, dengan total jumlah saham sebesar 99.100.600 lembar.
CUAN menyampaikan kepada Kontan bahwa total realisasi buy back sampai tanggal 28 Oktober 2026 adalah sebesar Rp 93.5 miliar dengan total jumlah lembar saham sebesar 190.453.700 lembar. CUAN sendiri merupakan emiten terafiliasi dengan BRPT yang bukan merupakan anak usaha, namun dimiliki langsung oleh Prajogo Pangestu.
Periode buy back ke-empat emiten tersebut masih berlanjut. Periode buyback TPIA akan berlanjut sampai tanggal 28 Januari 2027 sementara BREN, CUAN, dan BRPT akan mengakhiri program buy back pada 31 Desember 2026.
BRPT dalam keterbukaan informasi pelaksanaan program buy back menulis bahwa pelaksanaan buy back tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kinerja operasional dan pendapatan Perseroan karena Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang mencukupi kebutuhan dana untuk melaksanakan buy back. TPIA juga menyampaikan bahwa dana buy back berasal dari kas perusahaan.
Pelaksanaan program buyback dilakukan dengan berbagai perusahaan sekuritas
Keempat emiten tersebut bekerja sama dengan berbagai perusahaan sekuritas untuk melaksanakan program buy back. BRPT menggunakan Sucor Sekuritas, TPIA menggunakan Henan Putihrai Sekuritas, BREN menggunakan BNI Sekuritas dan CUAN menggunakan BNI Sekuritas serta Trimegah Sekuritas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














