kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Harga Nikel Tembus US$ 19.000 per ton, MBMA hingga INCO Siap Menadah Cuan


Senin, 22 April 2024 / 18:41 WIB
Harga Nikel Tembus US$ 19.000 per ton, MBMA hingga INCO Siap Menadah Cuan
ILUSTRASI. Foto udara aktivitas pemurnian nikel di areal pabrik smelter milik PT Antam di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Sabtu (17/12/2022). ANTARA FOTO/Jojon/hp.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tendi Mahadi

Tasrul Tanar, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas mencermati secara teknikal diproyeksikan terus menguat setelah berhasil memutus tren penurunan jangka panjang yang kuat. 

"Indikator stochastic dan RSI terus bergerak naik dan indikator MA14 menunjukkan tren naik yang berkelanjutan. Nikel diperkirakan akan bergerak di rentang US$ 16.950 per ton dan US$ 20.015 per ton," jelas dia. 

Tasrul mencermati secara teknikal ANTM berpotensi uptrend dengan target harga di Rp 1.830 per saham. INCO telah berhasil breakout downtrend dengan target di Rp 4.760 per saham. 

Untuk MBMA, Tasrul mencermati saham Grup Merdeka ini masih dalam fase downtrend dengan target harga di Rp 600. NCKL juga dalam fase downtrend dengan target di Rp 935 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×