kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga minyak WTI turun empat hari berturut-turut


Rabu, 27 November 2013 / 09:02 WIB
Harga minyak WTI turun empat hari berturut-turut
ILUSTRASI. Film The Last Prank, yang dibintangi oleh Onadio Leonardo dan Febby Rastanty akan tayang di KlikFIlm hari ini.


Sumber: Bloombe | Editor: Asnil Amri

SINGAPURA. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun untuk hari keempat. Hal ini terjadi karena keluarnya laporan industri yang menunjukkan pasokan minyak mentah di Amerika Serikat (AS) naik dalam kurun waktu sembilan pekan.

Harga minyak berjangka turun 0,3% di New York. Sebelumnya, American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak mentah AS naik menjadi 6,9 juta barel pada pekan lalu. Sebuah survei Bloomberg menyebutkan, negara produsen minyak yang tergabung dalam organisasi OPEC diperkirakan akan mempertahankan produksi bulan depan.

"Kunci untuk pasar adalah angka-angka (produksi),” kata David Lennox analis sumber Energy Information Administration di Sydney. Menurutnya, OPEC akan mempertahankan kuota produksi bulan depan.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Januari turun 25 sen menjadi US$ 93,43 per barel, yang di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Saat diperdagangkan  di Australia pukul 12:42 waktu Sydney, harga minyak WTI  berada di posisi US$ 93,49 per barel.

Kontrak perdagangan minyak WTI itu turun 0,4% menjadi US$ 93,68 kemarin. Sementara itu, harga minyak Brent pengiriman Januari naik 9 sen menjadi US$ 110,97 per barel di London. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×