kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Harga minyak WTi ambruk 15,16% sepanjang Januari lalu


Rabu, 05 Februari 2020 / 17:11 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak sempat menguat di awal Januari setelah kesepakatan dagang antara AS dan China ditandatangani


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Anna Suci Perwitasari

Pelemahan harga minyak dimulai tanggal 20 lalu. Analis PT Finex Berjangka Nanang Wahyudin menyebut, kekhawatiran pasar terhadap penyebaran virus corona mulai menjadi sentimen utama yang mengikikis harga minyak.

Mengingat, virus corona memiliki efek domino kepada beberapa sektor yang akhirnya memperburuk harga minyak.

”Harga minyak mentah dunia terus jatuh, dipicu kecemasan akan penyebaran wabah virus corona dari Wuhan. Bahkan dapat melumpuhkan ekonomi dan mengancam permintaan energi dunia,” terangnya.

Pertama, munculnya virus corona membuat investor beralih ke aset aman seperti emas dan meninggalkan aset berisiko yang memiliki potensi volatilitas tinggi seperti minyak.

Baca Juga: Harga minyak melambung lebih dari 1% menunggu pertemuan OPEC+

Kedua, virus corona memaksa negara-negara di dunia untuk membatasi penerbangan dari dan menuju China karena ketakutan terhadap virus corona. Hal ini membuat permintaan minyak sebagai sumber energi menjadi terluka. Alhasil, pasokan minyak global turut membengkak mengakibatkan harga minyak terus anjlok.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×