kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga minyak turun dalam tiga hari berturut-turut


Rabu, 28 Maret 2018 / 07:39 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak mencetak rekor tertinggi sejak Juni 2015 pada akhir pekan lalu, harga minyak turun dalam tiga hari terakhir hingga hari ini. Rabu (28/3) pukul 7.17 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2018 di New York Mercantile Exchange turun 0,58% ke US$ 64,87 per barel ketimbang hari sebelumnya.

Dalam tiga hari, harga minyak WTI tergelincir 1,53% dari US$ 65,88 yang merupakan level tertinggi sejak pertengahan Juni 2016. Sejalan, harga minyak brent untuk pengiriman Mei 2018 di ICE Futures pun turun dalam tiga hari terakhir.

Pagi ini, harga minyak brent berada di US$ 69,69 per barel, turun 0,60% jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. Dalam tiga hari penurunan harga minyak acuan ini mencapai 1,08%.

Asosiasi industri minyak Amerika Serikat (AS), American Petroleum Institute (API) melaporkan kenaikan persediaan minyak yang lebih tinggi daripada ekspektasi. Menurut catatan API, persediaan minyak naik sebesar 5,3 juta barel menjadi 430,6 juta barel hingga akhir pekan lalu.

Di sisi lain, tekanan harga minyak juga datang dari nilai tukar dollar AS yang membaik. Indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia, rebound dari titik terendah dalam lima pekan. "Indeks dollar yang naik kemungkinan juga menekan harga minyak," kata Phillip Streible, senior market strategist RJO Futures kepada Reuters.

Analis Barclays Researc mengatakan, defisit suplai minyak dalam beberapa bulan lalu mengecil karena surplus kenaikan produksi minyak AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×