kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Harga Minyak Turun Akibat Profit Taking


Rabu, 14 Juli 2010 / 14:32 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Di New York, harga minyak mentah mengalami penurunan dari harga tertingginya dalam dua minggu terakhir. Penurunan ini terjadi setelah sejumlah investor memilih intuk menjual kontrak minyak dalam rangka mengambil untung atas kenaikan harga minyak beberapa waktu lalu.

Sekadar gambaran, pada 6 Juli lalu, harga minyak sempat melonjak 7,2% seiring terjadinya ekspansi ekonomi global. Pemulihan tersebut secara otomatis turut mendongkrak permintaan minyak. Sebagai salah satu bukti, data yang dirilis American Petroleum menunjukkan, cadangan minyak di AS pada minggu lalu kembali melonjak.

“Pasar sudah mengalami tren naik dalam beberapa hari terakhir. Kemungkinan terjadi overbought sehingga beberapa investor jangka pendek melakukan profit taking. Kondisi ini yang memangkas harga minyak,” jelas Tetsu Emori, Commodity Fund Manager Astmax Ltd.

Catatan saja, di New York Mercantile Exchange (NYMEX), kontrak harga minyak untuk pengantaran Agustus turun 34 sen atau 0,4% menjadi US$ 76,81 per barel. Pada pukul 14.33 waktu Singapura, harga minyak berada pada posisi US$ 77,08. Kemarin, kontrak ini melonjak 2,9% atau US$ 2,20 menjadi US$ 77,15. Harga tersebut merupakan yang tertinggi sejak 28 Juni lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×