kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga minyak terkerek spekulasi stimulus AS


Rabu, 13 Juni 2012 / 07:38 WIB
Harga minyak terkerek spekulasi stimulus AS
ILUSTRASI. Mantan pemain Chelsea peringatkan posisi Thomas Tuchel jelang final Liga Champions


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

SINGAPURA/SYDNEY. Minyak mentah dunia diperdagangkan mendekati penutupan tertinggi dua hari setelah OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) mengurangi produksi sementara waktu. Naiknya harga minyak juga disebabkan komentar Presiden Federal Reserve Bank of Chicago yang akan mendukung langkah-langkah stimulus Amerika Serikat (AS) sebagai konsumen energi terbesar.

Di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:40 am waktu Sydney, minyak untuk pengiriman Juli berada di US$ 83,21 per barel atau turun 11 sen. Harga kontrak minyak naik 0,8% kemarin ke US$ 83,32 dan merupakan penutupan tertinggi sejak 8 Juni. Namun, harga emas hitam itu sudah turun 16% tahun ini.

Minyak Brent untuk pengiriman Juli turun 86 sen atau 0,9% menjadi US$ 97,14 per barel di pasar futures London ICE Europe kemarin. Kemudian, premi kontrak patokan Eropa yakni West Texas Intermediate ditutup pada level US$ 13,82.

Organisasi pengekspor minyak akan bertemu di Wina besok dan akan memaparkan kinerja produsen minyak. OPEC, bertanggung jawab atas 40% pasokan minyak mentah global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×