kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.532   155,00   0,95%
  • IDX 7.813   -139,19   -1,75%
  • KOMPAS100 1.088   -18,52   -1,67%
  • LQ45 799   -13,02   -1,60%
  • ISSI 264   -4,22   -1,57%
  • IDX30 414   -6,94   -1,65%
  • IDXHIDIV20 482   -6,49   -1,33%
  • IDX80 120   -2,29   -1,87%
  • IDXV30 129   -2,99   -2,26%
  • IDXQ30 134   -2,07   -1,52%

Harga Minyak Naik Pada Senin (16/9), Pedagang Menimbang Efek Penurunan Ekspor Libya


Senin, 16 September 2024 / 07:00 WIB
Harga Minyak Naik Pada Senin (16/9), Pedagang Menimbang Efek Penurunan Ekspor Libya
ILUSTRASI. Harga minyak naik pada awal perdagangan pekan ini, Senin (16/9) REUTERS/Christian Hartmann/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak naik pada awal perdagangan pekan ini. Senin (16/9) pukul 06.50 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2024 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 68,87 per barel, naik 0,32% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 68,65 per barel.

Harga minyak bergerak stabil, cenderung naik pagi ini karena para pedagang mempertimbangkan efek penurunan ekspor minyak Libya dan perlambatan permintaan China.

Mengutip Bloomberg, ekspor minyak Libya turun karena perundingan yang dipimpin PBB gagal memecah kebuntuan menguasai bank sentral negara tersebut, yang telah meluas ke industri minyaknya.

Baca Juga: Harga Minyak Bangkit dari Level Terendah 3 Tahun, Produksi AS Masih Terganggu

Minyak mentah telah turun pada tahun ini karena kekhawatiran pasokan yang melimpah dan perlambatan ekonomi di China. 

Angka yang dipublikasikan pada Sabtu pekan lalu menunjukkan produksi industri China mengalami penurunan terpanjang sejak 2021, smentara investasi melemah lebih dari perkiraan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×