kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.012   4,00   0,02%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Harga minyak naik pada awal perdagangan Senin (19/10), ditopang harapan stimulus AS


Senin, 19 Oktober 2020 / 07:18 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga minyak. REUTERS/Angus Mordant/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak dibuka menguat tipis pada awal perdagangan pekan ini. Senin (19/10) pukul 07.05 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2020 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 40,98 per barel, naik 0,24% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 40,88 per barel.

Kenaikan harga minyak didorong oleh harapan kesepakatan pra pemilihan presiden AS untuk menyuntikkan stimulus ke ekonomi AS yang dilanda krisis akibat pandemi virus corona.

Mengutip Bloomberg, Ketua DPR AS Nancy Pelosi menetapkan tenggat waktu kemajuan kesepakatan stimulus fiskal dengan Gedung Putih pada Selasa, sebelum pemilihan presiden 3 November. 

Sementara Presiden Donald Trump memperbarui tawarannya untuk melampaui jumlah stimulus yang ditawarkan sebelumnya.

Baca Juga: Harga minyak acuan tergelincir akibat lonjakan kasus virus corona di Eropa dan AS

Di sisi lain, OPEC dan sekutunya berada di bawah tekanan untuk kembali melonggarkan pembatasan produksi yang direncanakan pada Januari, dimana harga minyak tertahan di sekitar level US$ 40 per barel dan pasokan yang lebih besar dari Libya.

Selanjutnya: OPEC + memastikan harga minyak tidak akan jatuh lagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×