kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.974   1,00   0,01%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Harga Minyak Melanjutkan Pelemahan Kamis (25/6) Pagi, Ada Sinyal Peningkatan Pasokan


Kamis, 25 Juni 2026 / 07:21 WIB
Harga Minyak Melanjutkan Pelemahan Kamis (25/6) Pagi, Ada Sinyal Peningkatan Pasokan
ILUSTRASI. Harga Minyak (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Pukul 07.10 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 69,98 per barel, turun 0,51% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 70,34 per barel.

Harga minyak turun dipicu tanda-tanda peningkatan pasokan dan kemajuan kesepakatan perdamaian AS-Iran.

Mengutip Bloomberg, Harga minyak turun setelah pasar dibanjiri pasokan dari Timur Tengah dan wilayah seperti Afrika. 

Baca Juga: Rupiah Masih Berpeluang Melemah pada Kamis (25/6), Ini Sentimen Penggeraknya

AS dan Iran sama-sama mengisyaratkan kemajuan setelah diskusi awal untuk mengakhiri perang. Optimisme awal ini menyebabkan peningkatan jumlah kapal tanker yang secara terbuka melintasi Selat Hormuz dengan mengaktifkan sinyal satelit mereka.

"Sungguh menakjubkan perubahan Harga dan narasi dibandingkan dengan kondisi pasar keuangan dari dua minggu lalu," kata Carolyn Kissane, dekan madya Pusat urusan Global Universitas New York seperti dilansir Bloomberg.

"Gagasan bahwa kita beralih ke peningkatan pasokan dengan permintaan yang lebih rendah benar-benar mendorong pergeseran Harga ke bawah." 

Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguji Level 5.750 pada Kamis (25/6), Cek Rekomendasi Saham Berikut

Meningkatnya pasokan minyak telah mendorong penurunan Harga minyak fisik dari Angola hingga Uni Emirat Arab.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×