kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga minyak brent bergerak di level tertinggi 2019


Rabu, 20 Maret 2019 / 07:40 WIB
Harga minyak brent bergerak di level tertinggi 2019


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak west texas intermediate (WTI) tergerus pada awal perdagangan Rabu (20/3). Sementara, harga minyak brent justru mendaki ke level tertinggi 2019.

Hari ini pukul 7.16 WIB, harga minyak WTI untuk pengiriman April 2019 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 58,97 per barel, turun tipis dari harga penutupan kemarin pada US$ 59,03 per barel.

Sementara harga minyak brent untuk pengiriman Mei 2019 di ICE Futures berada di US$ 67,66 per barel, naik dari US$ 67,1 per barel pada akhir perdagangan kemarin. Harga minyak brent ini mencapai level tertinggi tahun 2019.

Kenaikan harga minyak brent terjadi di tengah rencana OPEC melanjutkan pemangkasan produksi hingga akhir tahun. Di sisi lain, tekanan pada harga minyak WTI berasal dari antisipasi data persediaan minyak mentah yang akan dirilis Energy Information Administration nanti malam.

Data American Petroleum Institute (API) yang merupakan asosiasi industri yang dirilis hari ini menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah. Stok minyak mentah AS turun 2,1 juta barel pada periode sepekan hingga 15 Maret. Penurunan ini jauh lebih besar daripara prediksi analis yang meramalkan penurunan hanya 309.000 barel.

OPEC yang membatalkan pertemuan bulan depan, berniat memperpanjang pemangkasan hingga akhir tahun. Pertemuan OPEC selanjutnya akan digelar pada bulan Juni. "Saya memperkirakan produsen OPEC dan non-OPEC tetap teguh untuk menjaga pasokan dan permintaan di titik keseimbangan," kata Andy Lipow, presiden Lipow Oil Associates kepada Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×