kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Harga emas tertekan dollar yang mencapai level tertinggi dalam sebulan


Rabu, 24 Juli 2019 / 07:57 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas turun lagi meski ada ketegangan geopolitik Timur Tengah. Rabu (24/7) pukul 7.46 WIB, harga emas untuk pengiriman Agustus 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.417,50 per ons troi, turun 0,29% dari hari sebelumnya.

Harga emas ini turun dalam dua hari terakhir. Pada pekan lalu, harga emas menyentuh level tertinggi sejak Mei 2013. Penguatan nilai tukar dollar AS menjadi salah satu penyebab pelemahan harga emas. 

"Harga emas kemungkinan akan bertahan dalam rentang US$ 1.415-US$ 1.435 dengan potensi lonjakan di atas harga US$ 1.430 dan kegugupan pasar di bawah harga US$ 1.420," kata Tai Wong, head of base and precious metals derivatives trading BMO kepada Reuters.

Indeks dollar menguat ke level tertinggi dalam sebulan lebih setelah pemerintah AS dan Kongres menyepakati pagu utang. Pagi ini, indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia, berada di 97,75, menguat dalam empat perdagangan terakhir.

Indeks dollar mencapai angka tertinggi sejak 2 Juni. "Momentum kenaikan harga emas tampaknya sudah hilang dan investor jangka pendek mengambil untung menjelang keputusan Federal Reserve pekan depan," kata Ross Strachan, analis Capital Economics kepada Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×