kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Spot Rebound ke US$2.038,15 Selasa (27/2), Dolar dan Yield Obligasi Turun


Selasa, 27 Februari 2024 / 20:27 WIB
Harga Emas Spot Rebound ke US$2.038,15 Selasa (27/2), Dolar dan Yield Obligasi Turun
ILUSTRASI. Emas batangan


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas naik tipis pada hari Selasa (27/2), didukung oleh melemahnya dolar AS dan imbal hasil obligasi.

Menjelang rilis data inflasi dan komentar dari pejabat The Fed untuk petunjuk lebih lanjut mengenai kapan penurunan suku bunga akan dimulai.

Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi US$2.038,15 per ons troi pada 12.29 GMT, mendekati level tertinggi sejak 7 Februari yang dicapai pada hari Jumat. Sedangkan, harga emas berjangka AS naik 0,4% menjadi US$2.047,30 per ons troi.

Baca Juga: Harga Emas Spot Naik Saat Indeks Dolar AS Menurun

Indeks dolar memperpanjang penurunannya dan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun, membuat emas batangan yang dihargakan dalam greenback lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

“Ini adalah kenaikan moderat pada emas, kemungkinan didorong oleh suku bunga jangka panjang AS yang sedikit lebih rendah dan dolar yang melemah secara moderat. Permintaan fisik yang kuat dan pembelian bank sentral menjaga emas tetap di atas US$2.000 per ons troi,” kata analis UBS Giovanni Staunovo.

“Kami terus memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga sekitar pertengahan tahun, yang kemungkinan akan mendukung permintaan dari investor keuangan dan mengangkat harga emas menjadi $2.250 per ounce pada akhir tahun ini.”

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 3.000 ke Rp 1.132.000 Per Gram, Selasa (27/2)

Pernyataan baru-baru ini dari para pengambil kebijakan The Fed menunjukkan bahwa bank sentral AS tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga, hal ini sebagian besar memperkuat spekulasi terhadap penurunan suku bunga sebelum bulan Juni.

Pasar saat ini memperkirakan peluang 63% penurunan suku bunga Fed pada bulan Juni, menurut CME FedWatch Tool.

Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan daya tarik untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Setidaknya 10 pejabat The Fed akan memberikan pidato minggu ini. Sementara investor fokus pada indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi, yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed, yang akan dirilis pada hari Kamis.

Baca Juga: Sebulan Tekor 9,54%, Harga Emas Antam Hari Ini Turun (27 Februari 2024)

Sedangkan, angka impor emas bersih China melalui Hong Kong melonjak sekitar 51% pada bulan Januari dibandingkan bulan sebelumnya.

Di tempat lain, harga platinum spot naik 1,7% menjadi US$895,10 per ons troi, paladium naik 1,1% menjadi US$960,88, dan perak naik tipis 0,8% menjadi US$22,70 per ons troi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×