kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45928,35   -6,99   -0.75%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Spot Tetap Stabil karena Dolar AS dan Yield Obligasi Tergelincir


Jumat, 03 November 2023 / 06:12 WIB
Harga Emas Spot Tetap Stabil karena Dolar AS dan Yield Obligasi Tergelincir
ILUSTRASI. Emas batangan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas sedikit berubah pada hari Kamis (2/11) karena dolar AS dan imbal hasil US Treasury melemah. Sementara para investor menunggu data penggajian non-pertanian AS untuk petunjuk lebih lanjut suku bunga The Fed.

Melansir Reuters, harga emas spot diperdagangkan di dekat garis datar US$1.981,69 per ons troi pada pukul 1258 GMT. Sedangkan, harga emas berjangka AS naik 0,1% menjadi US$1.98920.

Membantu daya tarik emas, indeks dolar tergelincir dan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun ke level terendah dalam tiga minggu terakhir.

Baca Juga: China Beli Banyak Emas, Ini Tujuannya

“Harga emas lebih kuat karena ada tanda-tanda retakan di pasar tenaga kerja AS, yang mungkin menandakan The Fed mundur sepenuhnya dari kenaikan suku bunga,” kata Bob Haberkorn, senior market strategist RJO Futures.

Data menunjukkan, klaim pengangguran mingguan AS naik secara moderat karena pasar tenaga kerja terus menunjukkan beberapa tanda perlambatan yang signifikan.

The Fed mempertahankan suku bunga stabil pada hari Rabu (1/11) karena para pembuat kebijakan mempertimbangkan apakah kondisi keuangan mungkin cukup ketat untuk mengendalikan inflasi.

Pasar saat ini melihat peluang 85% untuk kenaikan suku bunga The Fed di bulan Desember, menurut CME Group FedWatch Tool.

Para investor juga akan memantau laporan non-farm payrolls AS yang akan dirilis pada hari Jumat untuk isyarat lebih lanjut mengenai jalur kebijakan bank sentral AS.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan.

Baca Juga: Harga Emas Spot Bergerak Volatil Setelah The Fed Umumkan Kebijakan Suku Bunga

Emas naik lebih dari 7% di bulan Oktober dan melampaui level kunci $2.000 per ons minggu lalu karena permintaan safe haven di tengah meningkatnya kerusuhan di Timur Tengah.

"Emas sudah memiliki harga dalam risiko geo-politik. jika perang meluas, maka harga akan lebih diuntungkan," tambah Haberkorn.

Di tempat lain, harga perak spot turun 1% menjadi US$22,75226 per ons troi . Platinum turun 0,2% menjadi US$918,71, dan paladium naik kurang dari 0,1% pada US$1.103,6418.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×