kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Spot Naik ke US$2.369,93 Kamis (18/4) Pagi


Kamis, 18 April 2024 / 09:03 WIB
Harga Emas Spot Naik ke US$2.369,93 Kamis (18/4) Pagi
ILUSTRASI. FILE PHOTO: An employee holds a 1kg gold bar at AGR (African Gold Refinery) in Entebbe, Uganda, October 4, 2018./File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas naik pada hari Kamis (18/4). Kekhawatiran mengenai perang Timur Tengah yang meluas ke wilayah lain meningkatkan permintaan logam safe-haven.

Melansir Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi US$2.369,93 per ons troi, pada 01.07 GMT. Sedangkan, harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) turun 0,1% menjadi US$2.385,10 per ons troi.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel akan membuat keputusannya sendiri tentang cara mempertahankan diri, ketika negara-negara Barat meminta untuk menahan diri dalam menanggapi serangkaian serangan dari Iran.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp 14.000 ke Rp 1.335.000 Per Gram Pada Hari Ini (18/4)

Aktivitas ekonomi AS sedikit meningkat dari akhir Februari hingga awal April dan terdapat kekhawatiran di kalangan perusahaan bahwa kemajuan dalam menurunkan inflasi akan terhenti, menurut survei Federal Reserve.

Presiden Bank Sentral Cleveland Loretta Mester memperkirakan tekanan harga akan semakin berkurang tahun ini, sehingga memungkinkan The Fed mengurangi biaya pinjaman. Namun hanya jika mereka "cukup yakin" inflasi akan mencapai target 2% secara berkelanjutan.

Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan daya tarik untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Bank Sentral Eropa (ECB) akan memberikan dampak buruk pada perekonomian bahkan setelah memangkas suku bunga dua kali, namun tidak ada terburu-buru untuk memangkas biaya pinjaman, kata pembuat kebijakan ECB Mario Centeno.

Baca Juga: Harga Emas Spot Turun Tipis ke US$2.376,39 pada Rabu (17/4)

Defisit perak global diperkirakan akan meningkat sebesar 17% menjadi 215,3 juta troi ons pada tahun 2024 karena pertumbuhan permintaan sebesar 2%. Didorong oleh konsumsi industri yang kuat dan penurunan total pasokan sebesar 1%, kata Asosiasi Industri Silver Institute.

Di tengah banyaknya komentar dari para pemimpin keuangan global pada pertemuan Musim Semi Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia di Washington, dan dengan banyak pasar yang mengalami pergerakan besar dalam beberapa minggu terakhir, para investor mengambil sedikit waktu istirahat.

Ada pun harga perak di pasar spot naik 0,2% menjadi US$28,28 per ons troi, platinum naik tipis 0,3% menjadi US$940,55, dan paladium melemah di US$1.026,25.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×