kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,50   -13,12   -1.53%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Spot Naik 1%, Para Pedagang Bersiap untuk Data Utama Inflasi AS


Senin, 27 Mei 2024 / 22:23 WIB
Harga Emas Spot Naik 1%, Para Pedagang Bersiap untuk Data Utama Inflasi AS
ILUSTRASI. Emas batangan. REUTERS/Daniel Munoz/Files


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas melonjak 1% pada hari Senin (27/5), setelah mencapai titik terendah dalam dua minggu di sesi sebelumnya.

Investor menilai berkurangnya taruhan penurunan suku bunga AS menjelang laporan inflasi utama yang akan dirilis minggu ini.

Melansir Reuters, harga emas di pasar spot naik sekitar 1% menjadi US$2.355,60 per ons troi pada pukul 10:05 ET (1405 GMT), setelah menyentuh level terendah sejak 9 Mei di US$2.325,19 pada hari Jumat.

Sebagian besar pasar di Amerika Serikat (AS) tutup karena hari libur federal Memorial Day.

Emas batangan mencapai rekor tertinggi US$2.449,89 pada minggu lalu, namun telah merosot lebih dari US$100 sejak saat itu.

Baca Juga: Harga Emas Spot Menguat ke US$2.344,88 pada Senin (27/5) Malam

“Emas telah menderita karena komentar yang lebih hawkish dari pejabat The Fed dan data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan, sehingga pelaku pasar kembali mengubah waktu penurunan suku bunga pertama The Fed,” kata analis UBS Giovanni Staunovo.

Pejabat The Fed mengindikasikan bahwa kemungkinan akan memakan waktu lebih lama dari perkiraan sebelumnya agar inflasi bisa turun menjadi 2%, berdasarkan risalah pertemuan kebijakan terbarunya minggu lalu.

Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pada hari Jumat bahwa ada kemungkinan suku bunga utama yang mempengaruhi potensi kebijakan moneter akan meningkat di masa depan setelah bertahun-tahun mengalami penurunan. Namun masih terlalu dini untuk mengatakan apakah hal tersebut akan terjadi.

Meskipun emas sering dianggap sebagai pelindung terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memiliki aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Investor sekarang menunggu pembacaan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) bulan April, ukuran inflasi pilihan bank sentral AS, yang akan dirilis pada hari Jumat.

Para pedagang saat ini memperkirakan sekitar 62% kemungkinan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunganya pada bulan November, menurut CME FedWatch Tool, dibandingkan dengan sekitar 63% kemungkinan pada hari Jumat.

Baca Juga: Harga Emas Spot Naik Setelah Ada Sinyal The Fed Naikkan Suku Bunga

“Kami memperkirakan harga emas akan tetap berfluktuasi, dan kemunduran harga tidak terlalu dalam, menargetkan harga emas akan menguji rekor tertinggi baru pada akhir tahun ini,” kata Staunovo dari UBS.

Di tempat lain, harga perak di pasar spot naik 3,6% menjadi US$31,42. Ini mencapai level tertinggi dalam 11 tahun pada minggu lalu.

“Perak telah mengungguli emas tahun ini, dan tren ini kemungkinan akan terus berlanjut,” kata Staunovo.

Harga platinum naik 2,7% menjadi US$1.052,75 dan paladium naik 2,9% menjadi US$991,11. Kedua logam tersebut naik 3% di awal sesi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung Negotiation For Everyone

[X]
×