kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga Emas Naik Tipis Pada Perdagangan Rabu (13/12) Pagi


Rabu, 13 Desember 2023 / 07:28 WIB
Harga Emas Naik Tipis Pada Perdagangan Rabu (13/12) Pagi
ILUSTRASI. Harga emas naik pada perdagangan Rabu (13/12) pagi.REUTERS/Alexander Manzyuk


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas naik pada perdagangan Rabu (13/12) pagi. Pukul 07.15 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2024 di Commodity Exchange ada di US$ 1.996,80 per ons troi, naik 0,18% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.993,20 per ons troi.

Harga emas naik, setelah turun kemarin imbas laporan inflasi AS yang hampir sesuai ekspektasi. Hal ini mengurangi ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan secara agresif melonggarkan kebijakan moneternya pada tahun depan.

Mengutip Bloomberg, inflasi harga konsumen AS naik tipis pada November. Meski data menunjukkan inflasi terus turun, hal ini tetap memperkuat pandangan bahwa bank sentral AS kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama untuk menahan kenaikan inflasi.

Baca Juga: Harga Emas Membatasi Kenaikan Setelah Rilis Data Inflasi AS, Selasa (12/12)

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan bahwa dia tidak melihat alasan mengapa inflasi tidak harus turun secara bertahap ke tarhye The Fed.

Hal ini membuat pasar memangkas ekspektasi mereka bahwa The Fed akan menurunkan suku bunganya segera pada tahun depan.

Harga emas telah jatuh di bawah level US$ 2.000 per ons troi setelah menyentuh rekornya pekan lalu, karena para pedagang memperkirakan peluang pelonggaran moneter The Fed tahun depan berkurang.

"Kami tidak terkejut dengan penurunan emas baru-baru ini," kata analis Citigroup Aakash Doshi dalam sebuah catatan.

"Konsolidasi dan aksi ambil untung diperkirakan dapat terjadi di tengah kondisi harga yang tinggi saat ini."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×