kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Harga Emas Naik, Investor Bersiap Menanti Berakhirnya Shutdown Pemerintah AS


Rabu, 12 November 2025 / 07:46 WIB
Harga Emas Naik, Investor Bersiap Menanti Berakhirnya Shutdown Pemerintah AS
ILUSTRASI. Harga emas naik, karena para pedagang mempertimbangkan data pekerjaan yang lemah dan segera dimulainya kembali pemerintah AS. REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas kembali naik pada perdagangan Rabu (12/11/2025) pagi. Pukul 07.39 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2025 di Commodity Exchange ada di US$ 4.146,30 per ons troi, naik 0,75% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 4.116,30 per ons troi.

Harga emas naik, karena para pedagang mempertimbangkan data pekerjaan yang lemah dan segera dimulainya kembali pemerintah AS.

Mengutip Bloomberg, data ADP Research menunjukkan perusahaan AS menciptakan rata-rata 11.250 pekerjaan per minggu dalam empat minggu yang berakhir 25 Oktober.

Baca Juga: Harga Minyak Stabil pada Rabu (12/11) Pagi, Pasar Menanti Laporan Outlook Pasokan

Angka terbaru memperkuat kekhawatiran tentang kelemahan di pasar tenaga kerja dan meningkatkan prospek penurunan suku bunga lebih lanjut yang memberi sentimen positif bagi emas.

Para investor juga menantikan serangkaian data resmi ketika pemerintah AS mengakhiri penutupan terpanjangnya. Pembukaan kembali pemerintah AS diperkirakan akan terjadi beberapa hari setelah senat meloloskan langkah pendanaan sementara.

Harga emas batangan telah turun dari rekor tertinggi bulan lalu di atas US$ 4.380 per ons troi. Investor mengambil untung dari reli yang dikhawatirkan terlalu jauh dan terlalu cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×