kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Harga batubara kembali melemah, ini sebabnya


Selasa, 25 Juli 2017 / 14:08 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Harga komoditas batubara masih belum kembali beranjak naik. Pasca menyentuh level tertingginya sejak Mei 2014 pada Jumat (20/7) di level US$ 87,80 per metrik ton, harga emas hitam itu masih bergerak stagnan dari harga perdagangan Senin (24/7) kemarin.

Mengutip Bloomberg, Selasa (25/7) pukul 12.40 WIB harga batubara kontrak pengiriman September di ICE Futures Exchange bertengger di level US$ 82,45 per metrik ton.

Deddy Yusuf Siregar, analis PT Asia Tradepoin Futures melihat koreksi yang terjadi saat ini sebagai sesuatu yang wajar. Menurutnya ketika menyentuh level tertingginya pada pekan lalu sebenarnya beberapa indikator teknikal sudah mengindikasikan peluang koreksi dalam jangka pendek. Kala itu indikator relative strength index (RSI) dan stochastic telah berada di area overbought yang menandakan akan terjadi penurunan harga.

“Ini wajar koreksi, kan kemarin Jumat sudah naik tinggi banget,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (25/7).

Ia masih menyakini setelah ini harga batubara masih berpeluang untuk bergerak naik. Cukup banyak sentimen positif yang bisa mengembalikan harga seperti permintaan yang tinggi dari China, konsumsi Amerika Serikat (AS) yang mengalami peningkatan hingga kebutuhan domestik Indonesia yang bertambah.

“Kalau saya liat koreksi harga batubara cenderung sementara,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×