kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Gelar Private Placement, Moratelindo (MORA) Terbitkan 2,36 Miliar Saham


Selasa, 24 Oktober 2023 / 21:39 WIB
Gelar Private Placement, Moratelindo (MORA) Terbitkan 2,36 Miliar Saham
ILUSTRASI. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA).


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Terlebih Dahulu (PMTHMETD) alias private placement. 

MORA berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,36 miliar saham dengan nominal Rp 100. Jumlah itu setara dengan 10% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh MORA. 

Sekretaris Perusahaan Moratelindo Henry Rizard Rumopa menjelaskan private placement ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan menambah jumlah saham yang beredar di pasar. 

Baca Juga: Pendapatan Mora Telematika (MORA) Tumbuh 11,19% Menjadi Rp 4,64 Triliun pada 2022

Harapannya transaksi perdagangan saham MORA di BEI akan meningkat dan lebih likuid. Henry bilang private placement ini juga akan menambah jumlah saham Moratelindo. 

"Pihak calon pemodal yang akan menerima saham baru dari PMTHMETD ini akan mengakibatkan saham-saham baru tersebut memenuhi saham free float," jelas dia dalam keterbukaan informasi, Selasa (24/10). 

 

Rencananya seluruh dana dari private placement ini akan digunakan untuk beberapa hal. Pertama, dana akan dipakai untuk investasi berupa pembangunan backbone dan access

Baca Juga: Bidik Dana Rp 3 Triliun, Moratelindo (MORA) Terbitkan Sukuk Ijarah

Kedua, dana akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja dan kegiatan umum usaha Moratelindo. Ketiga, untuk refinancing terhadap satu atau beberapa instrumen utang MORA.

Untuk melaksanakan aksi korporasi ini, Moratelindo akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 November 2023 untuk meminta restu. 



 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×