kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.676   -60,00   -0,34%
  • IDX 6.306   -64,59   -1,01%
  • KOMPAS100 831   -12,31   -1,46%
  • LQ45 630   -4,61   -0,73%
  • ISSI 225   -3,13   -1,37%
  • IDX30 360   -1,60   -0,44%
  • IDXHIDIV20 448   1,06   0,24%
  • IDX80 96   -1,17   -1,20%
  • IDXV30 124   -0,88   -0,71%
  • IDXQ30 117   0,42   0,36%

Gaikindo memprediksi pasar menggeliat, ini rekomendasi saham emiten komponen otomotif


Selasa, 28 Januari 2020 / 22:17 WIB
ILUSTRASI. Seorang karyawan mengikuti prosesi penutupan perdagangan saham 2019 di gedung Bursa Efek Indonesia.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Herlina Kartika Dewi

Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas menambahkan target pertumbuhan 5% memungkinkan tercapai, karena saat ini tren suku bunga dalam tren penurunan. Sehingga, memungkinkan permintaan kendaraan akan meningkat.

Selain itu, lanjut Sukarno,tahun pertama pasca tahun pemilu seharusnya pembangunan infrastruktur akan kembali dilanjutkan. Hal ini pastinya akan berdampak positif secara tidak langsung bagi industri otomotif. 

Walau berpotensi menjadi sentimen positif, menurut Sukarno, dampak tersebut tidak begitu signifikan mempengaruhi emiten-emiten yang bergerak bidang usaha ban maupun sparepart. Meski begitu, Sukarno bilang emiten seperti AUTO dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) masih menarik untuk dilirik. 

"Karena keduanya secara valuasi, dengan metode relative valuasi harga sudah tergolong murah," kata Sukarno. Ia menyarankan investor, untuk hold baik saham AUTO maupun GJTL dalam jangka menengah ke panjang. Adapun target harga  AUTO di Rp 1.390 dan target harga GJTL di Rp 575. 

Baca Juga: Virus corona meluas, berikut sektor-sektor saham yang terdampak

Untuk strategi yang bisa diambil dalam jangka pendek, investor bisa menunggu sinyal yang jelas untuk kembali masuk. Sukarno menyarankan, strategi untuk AUTO buy on weakness di area support Rp 1.160. Begitu juga untuk saham GJTL, bisa ditunggu di area Rp 455. 

Sementara untuk SMSM dalam jangka panjang disarankan untuk hold. Jangka pendeknya investor bisa mengambil langkah wait and see, tunggu turun mendekati area Support. investor bisa tunggu di area Rp 1.275.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×