kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Mirae Asset Tetap Yakin IHSG Bisa Tembus 10.500 pada Akhir 2026


Minggu, 15 Februari 2026 / 11:25 WIB
Mirae Asset Tetap Yakin IHSG Bisa Tembus 10.500 pada Akhir 2026
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) Mirae Asset Sekuritas percaya diri kinerja pasar saham Indonesia akan tetap positif sepanjang 2026 berjalan.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kendati diterpa gejolak pada awal tahun, Mirae Asset Sekuritas percaya diri kinerja pasar saham Indonesia akan tetap positif sepanjang 2026 berjalan.

Sebagaimana diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,64% ke level 8.212,27 pada penutupan perdagangan Jumat (13/2). Sejak awal tahun, IHSG telah terkoreksi 5,03% year to date (ytd).

Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto mengatakan, pihaknya tetap memproyeksikan IHSG dapat mencapai level 10.500 pada akhir 2026. Adapun skenario pesimisnya, IHSG berpotensi menyentuh kisaran 8.000 pada akhir tahun nanti.

Baca Juga: Ini Sektor Saham yang Berpotensi Diuntungkan Saat Imlek dan Ramadan

Menurut dia, secara fundamental pasar saham Indonesia masih tergolong solid. Koreksi tajam yang melanda IHSG akhir-akhir ini sebenarnya masih dalam kategori koreksi sehat, mengingat sebelumnya IHSG terkesan naik terlalu cepat ke level 9.000-an. Terlebih lagi, saat ini sudah banyak saham-saham yang undervalued namun punya prospek fundamental menjanjikan.

"Kami harapkan nanti (bisa ke 10.500) setelah ada kejelasan dari sektor-sektor industri lain. Perjalanan masih panjang," ujar dia ketika Media Day bersama Mirae Asset Sekuritas, Jumat (13/2).

Saat ini, pasar saham Indonesia masih rentan tertekan seiring outflow dana asing yang masih berlangsung dan sentimen global seperti dinamika perkembangan kebijakan suku bunga acuan The Fed dan pergerakan harga komoditas. Pergerakan jangka pendek IHSG pun dinilai masih banyak dipengaruhi oleh faktor teknikal dan spekulatif.

"Untuk membalikkan tren negatif ini, harus terlihat inflow dana asing secara konsisten dalam beberapa waktu ke depan," imbuh dia.

Dari sisi fundamental, IHSG punya modal berharga untuk bisa mencetak kinerja lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Beberapa faktor pendorong utama indeks pada tahun ini adalah potensi peningkatan konsumsi domestik, percepatan program-program strategis pemerintah seperti MBG dan hilirisasi, hingga potensi penurunan suku bunga acuan global.

Namun, kembali lagi, faktor-faktor seperti dinamika sentimen global, arah kebijakan pemerintah, dan stabilitas arus modal asing bakal tetap mempengaruhi arah pasar saham sepanjang tahun ini.

Baca Juga: DXY Tertekan, Valas Asia Masih Fluktuatif pada Februari 2026

Selanjutnya: Prompt untuk Edit Foto Keluarga Sambut Tahun Baru Imlek 2026

Menarik Dibaca: Rumah Terlihat Murahan karena Tanaman Palsu? Ini Kata Ahli Desainer Interior

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×