kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Fokus ke Bisnis Energi Terbarukan, Futura Energi (FUTR) Incar Lima Proyek Baru


Senin, 29 Juni 2026 / 13:58 WIB
Fokus ke Bisnis Energi Terbarukan, Futura Energi (FUTR) Incar Lima Proyek Baru
ILUSTRASI. Lini Imaji Kreasi Ekosistem (FUTR) FUTR Luncurkan Platform NALA (Dok/Lini Imaji)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) tengah fokus melakukan transformasi dari sektor kreatif dan konsultasi ke sektor energi hijau. Untuk itu, FUTR telah menyiapkan sejumlah rencana strategis.

Direktur Utama Futra Energi Global Anggara Suryawan menjelaskan pengembangan bisnis energi baru terbarukan yang akan dilakukan antara lain, geothermal hingga pembangkit listrik tenaga minihidro. 

“Bisnis baru ini akan dilakukan melalui anak usaha. Layanan efisiensi energi melalui anak usaha,” jelas Anggara dalam paparan publik secara virtual pada, Senin (29/6/2026). 

Baca Juga: IHSG Masih Rentan Bergerak Sideways, Simak Katalis yang Dicermati Investor Pekan Ini

Anggara mengatakan manajemen FUTR tengah memperkuat kolaborasi dengan mitra lokal maupun internasional untuk meningkatkan transfer teknologi dan efisiensi proyek.

“Kami secara aktif membuka peluang kerjasama dengan mitra strategis untuk mempercepat terwujudnya rencana bisnis,” ucapnya.

Lebih lanjut, Anggara menyampaikan, saat ini manajemen FUTR tengah melakukan pengembangan  proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali sebesar 130 Megawatt (MW).

“Pengembangan tersebut merupakan komitmen perseroan di sektor bisnis energi terbarukan dengan menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Zhejiang Energy PV-Tech Co., Ltd dan PT Hypec International,” kata dia. 

Anggara bilang PT Aurora Dhana Nusantara sebagai pemegang saham pengendali perusahaan, telah memiliki aset pembangkit listrik panas bumi (Geothermal) melalui anak usaha, yaitu PT Sejahtera Alam Energy (SAE).

“Saat ini,  Sejahtera Alam Energy telah memiliki PPA dengan kapasitas 220 MW dengan nilai investasi sebesar US$ 80 juta,” jelas Anggara.

Baca Juga: Harga Emas Catat Penurunan dalam 4 Bulan, Investor Cermati Konflik dan The Fed

FUTR saat ini sedang mengikuti sejumlah proses tender dan penjajakan proyek energi baru terbarukan (EBT) dengan kapasitas indikatif mencapai 100 MW untuk geothermal.

Sementara  itu, untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya kapasitas FUTR mencapai 100 MW. Adapun Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro milik FUTR telah memiliki kapasitas 150 MW.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×