kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Fitch : 2011, Obligasi bisa tumbuh 20%- 30%


Kamis, 17 Maret 2011 / 11:37 WIB
ILUSTRASI. Warga memeriksakan kesehatannya di Pos Pemantauan Virus Corona RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Selasa (3/3/2020). Menurut Kepala Instalasi Promosi Kesehatan RSPI Sulianti Saroso Tiursani Idawati, pos yang dibuka 24 jam gratis dan mulai dibuka pada mi


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Fitch Ratings Indonesia dalam tiga bulan pertama tahun ini telah melakukan pemeringkatan terhadap surat utang yang terbit di Indonesia dengan total nilai Rp 5 triliun. Jumlah ini sudah mencakup setengah dari total nilai pemeringkatan surat utang Indonesia sepanjang tahun 2010.

"Tahun lalu totalnya sekitar Rp 11 triliun, sekarang baru tiga bulan saja sudah mencapai setengahnya. Ini mencerminkan prospek penerbitan obligasi sangat baik," ujar Presiden Direktur Fitch Ratings Indonesia Baradita Katoppo, Kamis, (17/3).

Baradita memerinci, nilai Rp 5 triliun tersebut berasal dari empat perusahaan, khususnya dari sektor lembaga keuangan. Pada semester pertama dan kedua menurutnya masih akan ada beberapa obligasi lagi yang bakal meluncur. Namun, ia belum dapat menyebutkan secara detail.

"Corporate masih terbatas. Lembaga keuangan lebih banyak karena secara umum kalau kita lihat pasar modal Indonesia, emiten lebih besar datang dari sektor keuangan," lanjut Baradita.

Melihat kondisi sekarang, Fitch optimis tren penerbitan obligasi tahun ini akan lebih baik daripada tahun lalu. "Bisa tumbuh 20%-30% lebih banyak daripada tahun lalu," ungkap Baradita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×