kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Fitch menaikkan peringkat utang EXCL menjadi BB+


Rabu, 09 Maret 2011 / 07:30 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Lembaga pemeringkat Fitch Ratings baru saja menaikkan peringkat surat utang asing dan lokal jangka panjang PT XL Axiata Tbk (EXCL) dari BB menjadi BB+. Sedangkan, outlook atau prospeknya positif.

Peningkatan peringkat tersebut tidak lepas dari pertumbuhan kinerja EXCL sepanjang tahun lalu. Nitin Soni, Analis Fitch, misalnya, mengapresiasi rencana EXCL membagi dividen 30% dari laba bersih 2010.

Pendapatan dan laba sebelum pajak, beban bunga, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) EXCL masing-masing tumbuh 27% dan 50%. Sedangkan EBITDA margin EXCL juga naik dari 45% di tahun 2009 menjadi 52,9% pada tahun lalu. Ini membuktikan pertumbuhan pendapatan EXCL meningkat. Tapi, perusahaan ini masih fokus pada efisiensi biaya.

Prospek positif mencerminkan keinginan EXCL mempertahankan rasio utangnya di bawah satu kali. Di sisi lain, pangsa pasar EXCL dari jumlah pelanggan dan pendapatannya sudah mampu menyaingi pesaingnya, yakni PT Indosat Tbk (ISAT). Tahun lalu, pangsa pasar EXCL tumbuh dari 18,5% menjadi 20%.

Namun, Fitch masih mengkhawatirkan rencana penggabungan beberapa perusahaan telekomunikasi yang sempat diisukan belakangan ini. Seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) melalui Flexi dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL). "Ini akan menjadi tantangan bagi EXCL," ujar Nitin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×