kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Euro terkapar di hadapan poundsterling


Rabu, 17 Juni 2015 / 18:01 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Mata uang negara-negara Eropa mengibarkan bendera putih pasca dirilisnya data-data perekonomian Inggris yang menggembirakan. Mengacu data Bloomberg pada Rabu (17/6) pukul 16.30 WIB, pasangan EUR/GBP terkoreksi 0,34% menjadi 0.71636.

Sri Wahyudi, Research and Analyst PT Fortis Asia Futures menjelaskan, meluncurnya data-data perekonomian Inggris yang baik menjadi faktor utama pelemahan EUR/GBP. Lihat saja data tingkat pendapatan rata-rata pekerja Inggris yaitu average earnings index per April 2015 yang mencapai 2,7%. Selain melebihi ekspektasi para analis, angka tersebut juga membaik dari posisi sebelumnya yang berkisar 2,3%.

Begitu pula dengan data klaim pengangguran claimant count change per Mei 2015 yang minus 6.500 orang, membaik dari sebelumnya minus 7.800 orang. Lalu data tingkat pengangguran unemployment rate per April 2015 yang bertahan di angka 5,5%.

Memang, lanjut Sri, Eropa juga meluncurkan data inflasi consumer price index per Mei 2015 yang konsisten di angka 0,3%. Tetapi, hal tersebut kurang membantu kinerja Euro. Apalagi nasib krisis Yunani masih berimbas pada mata uang negara Uni Eropa. "Secara jangka panjang, penguatan GBP masih berlanjut," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×