kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.834   6,00   0,04%
  • IDX 8.096   63,82   0,79%
  • KOMPAS100 1.140   8,23   0,73%
  • LQ45 825   4,24   0,52%
  • ISSI 287   2,94   1,04%
  • IDX30 429   2,66   0,62%
  • IDXHIDIV20 516   2,80   0,54%
  • IDX80 127   0,88   0,69%
  • IDXV30 140   0,97   0,70%
  • IDXQ30 140   0,73   0,53%

Energi Mega Persada akan merambah bisnis petrokimia


Rabu, 07 Februari 2018 / 17:11 WIB
Energi Mega Persada akan merambah bisnis petrokimia
ILUSTRASI. Energi Mega Persada


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berencana masuk ke bisnis petrokimia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of agreement pendirian fasilitas pabrik yang memproduksi purified terephthatic acid (PTA).

PTA merupakan komponen utama pembuatan polyester. Kapasitas pabrik tersebut sebesar 1,6 juta ton per tahun, yang berasal dari dua pabrik.

Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani bersama Reignwood Internbational Investment Group Ltd pada Sabtu (3/2) lalu.

"Strategi ini merupakan usaha kami untuk melakukan diversifikasi bisnis," ujar Direktur Utama ENRG Imam P. Agustino, (7/2).

ENRG selama ini merupakan produsen murni minyak dan gas. Harga kedua komoditas itu sangat fluktuatif. Dengan masuknya perusahaan ke bisnis petrokimia, diharapkan akan membuat kinerja keuangan perusahan ke depannya lebih stabil.

Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai US$ 600 juta. Nilai tersebut sudah mencakup keperluan tanah, instalasi, pekerjaan sipil, pekerjaan listrik dan mekanik, serta pengujian hingga nanti serah terima ke ENRG dilakukan.

Imam menambahkan, saat ini manajemen tengah mencari sumber pembiayaan dengan bunga rendah dari beberapa bank di China guna mendanai proyek tersebut. "Kami berharap dapat menyelesaikan transaksinya tahun ini," imbuh Imam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×