kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Emas menanjak setelah dollar tak bertenaga


Selasa, 17 Desember 2013 / 05:33 WIB
ILUSTRASI. Intip Investasi Terbaru Elon Musk yang Dia Sebut Seperti Mesin Pencetak Uang


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak emas kembali mendaki tadi malam (16/12) di New York. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 13.36 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Februari naik 0,8% menjadi US$ 1.244,40 per troy ounce. Meski demikian, sepanjang tahun ini, harga emas sudah ambles 26% karena investor lebih memilih untuk menempatkan dananya di pasar saham.

Salah satu faktor yang mengerek harga emas adalah pelemahan dollar AS yang pada akhirnya mengerek permintaan emas sebagai investasi alternatif. Catatan saja, dollar AS melemah 0,2% terhadap 10 mata uang utama dunia.

"Kami melihat adanya ketidakpastian terkait pertemuan the Fed, yaitu apakah bank sentral AS akan memangkas nilai stimulusnya atau tidak," jelas Bart Melek, head of commodity strategy TD Securities di Toronto.

Sementara itu, Peter Hug, global trading director Kitco Metals Inc di Montreal berpendapat, pelemahan dollar seiring langkah investor yang bertaruh bahwa the Fed akan menahan suku bunga acuannya mendekati level nol di 2014. "Emas bergerak berlawanan dengan dollar," kata Hug.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×