kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Ekonom: Rupiah terapresiasi karena FOMC diprediksi dovish


Senin, 18 Maret 2019 / 18:35 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah menguat tipis di akhir perdagangan awal pekan ini. 

Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,14% di level Rp 14.239 per dollar Amerika Serikat (AS). Sementara dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah terapresiasi 0,47% menjadi Rp 14.242 per dollar AS.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri menilai penguatan rupiah utamanya terseret sentimen menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang masih diperkirakan dovish.

The Fed akan mempertimbangkan rilis data ekonomi pekan lalu. Data produksi manufaktur AS turun 0,4% di Februari, melemah untuk bulan kedua beruntun, sementara itu aktivitas pabrik di wilayah New York lebih lemah dari perkiraan pada bulan ini dengan pembacaan indeks di level 3,7.

Reny berpendapat rupiah berpotensi menguat Selasa (18/2) di area Rp 14.187-Rp 14.263 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×