Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap IV Tahun 2026 dengan pokok sebesar Rp 98,065 miliar.
Surat utang itu merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp 400 miliar.
Obligasi tersebut dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri dalam tiga seri.
Pertama, Seri A dengan jumlah pokok obligasi yang ditawarkan adalah sebesar Rp 7,70 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,25% per tahun dengan jangka waktu 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi.
Baca Juga: Rupiah Sempat Sentuh Rp 17.000 per Dolar AS, Analis: Sentimen Risk Off Global Menguat
Kedua, Seri B dengan jumlah pokok obligasi yang ditawarkan adalah sebesar Rp 85,78 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun dengan jangka waktu 3 tahun.
Ketiga, Seri C dengan jumlah pokok obligasi yang ditawarkan Rp 4,57 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per tahun dengan jangka waktu 5 tahun.
“Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% dari Jumlah Pokok Obligasi Seri A, Seri B, dan Seri C pada saat tanggal jatuh tempo,” tulis manajemen BWPT dalam prospektus tanggal 9 Maret 2026.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi terkait, akan digunakan BWPT untuk modal kerja.
Yaitu, pembelian persediaan seperti tandan buah segar dan minyak kelapa sawit, biaya pemeliharaan tanaman menghasilkan seperti pupuk, energi dan bahan bakar, serta biaya overhead.
Baca Juga: Dampak Konflik Timur Tengah, Poundsterling Merosot Tajam
PT BNI Sekuritas dan PT KB Valbury Sekuritas menjadi penjamin emisi obligasi ini. Sementara PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk ditunjuk sebagai wali amanat.
Berikut jadwal lengkap penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap IV Tahun 2026.
- Masa Penawaran Umum: 9 Maret 2026
- Tanggal Penjatahan: 10 Maret 2026
- Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 11 Maret 2026
- Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik: 11 Maret 2026
- Tanggal Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia: 12 Maret 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













