kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Dampak Konflik Timur Tengah, Poundsterling Merosot Tajam


Senin, 09 Maret 2026 / 11:14 WIB
Dampak Konflik Timur Tengah, Poundsterling Merosot Tajam
ILUSTRASI. NULL (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Poundsterling (GBP) merosot ke level terendah dalam tiga bulan di US$ 1,33 pada hari Senin (9/3). Ini memperpanjang koreksi pada pekan lalu, tertekan oleh penguatan dolar AS dan tekanan politik Inggris. 

Dolar AS tetap diminati karena ketegangan di Timur Tengah memasuki pekan kedua tanpa tanda-tanda mereda setelah Presiden AS Trump menuntut penyerahan tanpa syarat Teheran. 

Seperti dikutip Trading economics, Senin (9/3), hal ini memicu kekhawatiran atas kenaikan harga minyak dan gas, memicu kekhawatiran inflasi dan menyebabkan ekspektasi investor terhadap penurunan suku bunga Bank of England (BoE) bulan ini. 

Poundsterling juga menghadapi tekanan tambahan setelah Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer menegaskan kembali keputusannya untuk tidak bergabung dengan serangan awal AS-Israel terhadap Iran, dan lebih menekankan diplomasi. 

Selama akhir pekan, Trump menepis laporan bahwa Inggris berencana untuk mengerahkan kapal induk HMS Prince of Wales ke Timur Tengah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×