kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.683   15,00   0,08%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Tak Hanya SBN Ritel, Sekitar 40% Investor Individu Kini Masuk ke SUN FR


Kamis, 29 Januari 2026 / 11:34 WIB
Diperbarui Jumat, 30 Januari 2026 / 19:19 WIB
Tak Hanya SBN Ritel, Sekitar 40% Investor Individu Kini Masuk ke SUN FR
ILUSTRASI. Suasana transaksi Surat Berharga Negara (SBN) di Treasury BSI (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Investor individu tak lagi takut SBN wholesale, bahkan bisa beli mulai Rp 1 juta. Cek potensi keuntungan ini.


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Basis investor Surat Berharga Negara (SBN) individu terus menunjukkan perkembangan. 

Tidak hanya terbatas pada instrumen SBN ritel, investor individu kini mulai merambah pembelian SBN yang selama ini identik dengan investor institusi atau pasar wholesale.

Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN) Kementerian Keuangan, Novi Puspita Wardani, menyebut tren tersebut sebagai dampak langsung dari meningkatnya literasi keuangan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Goldman Sachs Pangkas Rating Pasar Saham RI, Cermati Rekomendasi Analis

“Investor individu di instrumen wholesale juga beli. Misalnya pernah dengar nggak, yang fixed rate (FR) yang kami tawarkan di lelang? Fixed rate itu kan diperdagangkan juga di pasar sekunder, itu juga investor individu juga cukup banyak,” ujar Novi usai agenda ORASI di Aroem Resto, Rabu (28/1/2026).

Bahkan, dicatatnya dua tahun terakhir porsi investor individu di instrumen Surat Utang Negara (SUN) seri fixed rate (FR) telah hampir berimbang dengan investor institusi, mencerminkan perubahan signifikan dalam struktur pasar.

"Bahkan itu pun itu berimbang, hampir 40% lebih itu dari investor individu, itu beli yang FR itu," bubuhnya.

Akses yang semakin mudah turut mendorong peningkatan partisipasi investor ritel di SBN wholesale. Melalui perbankan dan platform digital, pembelian SUN FR kini bisa dilakukan dengan nominal relatif kecil.

“Lewat mobile banking atau aplikasi fintech, dengan Rp 1 juta saja investor individu sudah bisa membeli SUN fixed rate, bukan hanya ORI,” kata Novi.

Baca Juga: Simak Prospek DPUM dan ASLI yang Akan Punya Pengendali Baru

Meski tren ini mencerminkan keberhasilan upaya literasi keuangan, Novi mengingatkan bahwa ruang pengembangan investor domestik masih sangat besar. 

Jika menggunakan Single Investor Identification (SID) sebagai proksi, jumlah investor pasar keuangan baru sekitar 7% dari total penduduk Indonesia.

“Itu trend-nya sudah dari dua tahun terakhir itu semakin meningkat sih. Jadi artinya ya, kita bisa bilang literasi kita berhasil, tapi PR-nya masih banyak," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×