kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

DSSA akan lepas 30% saham Golden Energy ke perusahaan India


Minggu, 14 Agustus 2011 / 15:29 WIB
DSSA akan lepas 30% saham Golden Energy ke perusahaan India
ILUSTRASI. rumah toko atau ruko dan tanah alias landbank Summarecon Serpong, Gading Sepong, Tangerang, Kamis (12/12). KONTAN/Daniel Prabowo/12/12/2013


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sebanyak 30% saham anak usaha PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA), PT Golden Energy Mines akan dilepas ke GMR Infrastructure Investments Pte Ltd. Langkah ini untuk memuluskan rencana Golden Energy terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

DSSA telah meneken perjanjian tukar guling itu dengan perusahaan infrastruktur asal India tersebut pada akhir pekan lalu. "Nilai transaksi tersebut diperkirakan berkisar antara US$ 450 hingga US$ 550 juta," kata Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan DSSA Hermawan Tarjono kepada KONTAN, akhir pekan lalu.

Namun, Hermawan masih enggan menyebut kapan transaksi tersebut akan dilaksanakan karena kedua belah pihak harus melakukan pemenuhan syarat-syarat yang tertuang dalam conditional sale and purchase agreement tersebut termasuk didalamnya persetujuan pemegang saham lainnya.

Pasalnya, GMR tidak hanya memperoleh 30% saham Golden dari kepemilikan DSSA saja. "Angka 30% tersebut sudah gabungan penjualan langsung oleh DSSA dan penjualan via IPO Golden Energy," ungkapnya.

Pembelian 30% saham di Golden Energy disinyalir untuk mengamankan pasokan batubara ke India. Mengingat perusahaan tambang batubara milik Grup Sinarmas tersebut diperkirakan memiliki cadangan batubara lebih dari 860 juta ton dengan sumber daya mencapai 1,9 miliar.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan GMR Energy, anak usaha GMR Infrastruktur Investment, telah menandatangani perjanjian jual beli dengan Golden Mines selama 25 tahun dengan sebanyak 10 juta ton per tahunnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×