kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.736   17,00   0,10%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Dibandingkan dengan upside pasar saham, tawaran SBR008 lebih menarik


Kamis, 05 September 2019 / 11:59 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minat investor pada saving bond ritel seri SBR008 berpotensi tinggi di tengah volatilitas pasar saham. 

Chief Economist and Director for Investor Relation Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat mengatakan, kondisi pasar saham masih dalam area fear dengan kemungkinan pertumbuhan yang tetap ada. Namun, pertumbuhan kinerja pasar saham masih menunggu dampak kondisi global yang belum pasti. 

"Bagi investor jangka pendek baiknya defensif, tetapi investor jangka panjang bisa masuk ke saham reguler secara bertahap," kata Budi, Kamis (5/9). 

Baca Juga: Kementerian Keuangan mulai menawarkan saving bond ritel seri SBR008 hari ini

Di tengah pasar saham yang belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, Budi mengatakan tawaran SBR008 dengan kupon 7,2% jadi menarik. Jika dibandingkan, Budi memproyeksikan earning growth pasar saham sekitar 8% hingga akhir tahun, sementara SBR008 setelah dipotong pajak mendapat kupon 6,1%. 

"Investor mau pilih yang mana keuntungan 8% di pasar saham yang volatil atau 6,1% yang stabil, minat investor akan banyak di SBR008," kata Budi. 

Baca Juga: Kinerja reksadana saham syariah anjlok, Analis: Masih bisa tumbuh hingga akhir tahun

Jika investor tetap tertarik berinvestasi di saham, Budi mengatakan sektor yang menarik adalah sektor telekomunikasi, perbankan, dan konsumer. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×