kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Di luar perkiraan, IHSG sesi pertama melejit 1%


Selasa, 26 Mei 2015 / 12:12 WIB
Di luar perkiraan, IHSG sesi pertama melejit 1%


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Di luar perkiraan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melaju sampai sesi pertama bursa saham selesai. IHSG melejit 1%, atau 52,95 poin menjadi 5.341,4.

Seluruh sektor menguat, dipimpin saham sektor barang konsumen sebesar 1,97%, diikuti sektor manufaktur 1,6%, pertanian 1,55%, industri dasar 1,26%, dan industri aneka sebesar 1,13%. Sepertinya efek menjelang bulan Ramadhan telah mengerek saham-saham konsumer sehingga mengalami kenaikan.  

Sebanyak 164 saham menguat, 74 saham melemah, dan 101 saham tidak berubah. Sampai sesi pertama perdagangan saham selesai, total frekuensi transaksi saham yang terjadi sebanyak 107.948 kali, dengan volume 2,6 miliar lot senilai Rp 2,34 triliun.

Penguatan IHSG ini di luar perkiraan para analis sebelumnya. Analis Bahan Securities Muhammad Wafi menuturkan, secara teknikal indeks turun dengan pola evening star dan test support MA5. "Stochastic deathcross sementara RSI flat dan MACD positif divergence," ujarnya.

Dengan kondisi itu maka hari ini dia memperkirakan, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah dikisaran 5.275-5.325.

Senada diungkapkan Hadiyansyah, Technical Analyst Mandiri Sekuritas. Dia bilang ada indikasi untuk jangka pendek IHSG memasuki tren penurunan. Dalam beberapa hari ke depan, diperkirakan IHSG akan terkoreksi dalam area 5.150-5.200. "Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 5.250 – 5.320," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×