Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.460
  • EMAS662.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Delapan saham turun, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (18 April 2019)

Senin, 22 April 2019 / 07:00 WIB

Delapan saham turun, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (18 April 2019)
ILUSTRASI.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kamis (18/4) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menghijau. Ketika bursa saham tutup warung, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 25.68 poin (0.40%) dari penutupan sebelumnya, lalu mendarat di angka indeks 6,507.22.

LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, naik 6.17 poin (0.60%) menuju 1,030.12.


Indeks Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar juga turun. Indeks terbitan Kompas ini bertambah 5.24  poin (0.40%), lalu mendarat di ​1,327.09.

Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP​), Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), dan Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing 4,82 kali, 5,60 kali, dan 5,81 kali.

Posisi selanjutnya diisi oleh ITMGADRO,​​ WSKT​, ​​​​INDYMNCN,​ ​UNTR, dan ​TKIM.

Meski semua indeks utama naik, dari seluruh saham yang yang masuk dalam daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah, delapan saham turun harga dari penutupan sebelumnya. Mereka adalah INKP, ERAA, Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), ​Adaro Energy Tbk (ADRO), Indika Energy Tbk (INDY), Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), United Tractor Tbk (UNTR), dan Tjiwi Kimia (TKIM).

Adapun dua saham lain justru turun harga, yaitu ​SRIL dan Waskita Karya Tbk (WSKT)​.

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (16/4) Harga (18/4) PBV PER
INKP 7.775 7.500 0,75 4,82
SRIL 334 336 0,92 5,6
ERAA 1.550 1.545 1,02 5,81
ITMG 20.050 19.725 1,59 5,88
ADRO 1.305 1.295 0,66 6,85
WSKT 2.110 2.160 1,02 7,4
INDY 1.720 1.660 0,53 7,44
MNCN 845 840 1,13 7,85
UNTR 26.425 26.075 1,7 8,74
TKIM 10.475 10.075 1,75 8,81

Sumber: RTI

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama. Price earning ration (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.


Reporter: Hasbi Maulana
Editor: Hasbi Maulana
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0540 || diagnostic_web = 0.3367

Close [X]
×