kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Dampak lain ECB: mata uang Asia loyo


Jumat, 03 Agustus 2012 / 10:42 WIB
ILUSTRASI. Sertifikat vaksin menjadi salah satu dokumen wajib untuk dimiliki para penumpang transportasi umum dan kendaraan pribadi selama PPKM darurat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEOUL. Mayoritas mata uang Asia menuju penurunan mingguan pagi ini (3/8). Hal itu terlihat dari Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Index yang mencatatkan penurunan sebesar 0,1%. Sebaliknya, Dollar Index naik 0,7% pada pekan ini di New York.

Sementara itu, pada pukul 11.25 waktu Seoul, won Korea Selatan melemah 0,4% menjadi 1.136 per dollar pada hari ini dan melemah 0,2% pada pekan ini. Pelemahan juga terjadi pada ringgit Malaysia sebesar 0,4% menjadi 3,1373 per dollar dan perkasa 0,6% pada minggu ini. Sedangkan dollar Taiwan melemah 0,3% menjadi NT$ 30,022 per dollar.

Pelemahan mata uang regional terjadi setelah investor kecewa akan langkah the Federal Reserve dan Europe Central Bank. Kedua bank sentral global tersebut dinilai tidak melakukan upaya keras dalam memulihkan perekonomian global.

"Pergerakan pasar sangat berkaitan dengan ECB. Pasar kecewa dengan langkah ECB setelah berharap positif sepekan lamanya," jelas Philip Wee, senior currency economist DBS Group Holdings Ltd di Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×