kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ciptadana Asset Management bakal rilis tiga reksadana baru di semester I


Kamis, 10 Februari 2011 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Kamar Hotel Sahid Molokai Morotai


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Ciptadana Asset Management (CAM) berencana menerbitkan tiga reksadana baru pada semester pertama tahun ini. Rinciannya, dua Reksadana Pendapatan Terbatas (RDPT) dan satu Reksadana Terproteksi.

Presiden Direktur CAM John Budiharsana mengungkapkan, untuk dua RDPT baru ini, CAM menargetkan memperoleh total dana kelolaan sebesar Rp 200 miliar. Adapun dana di RDPT baru ini diantaranya akan ditanam di sektor properti.

"Properti kan underlying asset-nya ada. Kami juga mempertimbangkan resiko dan selera investor," kata John.

Sementara itu, reksadana terproteksi yang bakal dikeluarkan CAM bernama Cipta Terproteksi II. Reksadana yang ditargetkan menyedot dana kelolaan sebesar Rp 75 miliar ini seluruh asetnya akan ditempatkan di Surat Utang Negara (SUN).

"Reksadana terproteksi ini ditujukan untuk institusi dan ditempatkan di SUN bertenor di atas lima tahun," ujar John.

Sekedar informasi, total dana kelolaan CAM per 31 Januari 2011 sudah mencapai Rp 1,04 triliun. Dana tersebar di reksadana saham Rencana Cerdas sebesar 91,15 miliar, reksadana saham Cipta Syariah Equity Rp 41,87 miliar,reksadana saham Indonesia Growth Fund (dalam US$) sebesar Rp 334,76 miliar. Reksadana campuran Cipta Balance Rp 31,84 miliar , reksadana campuran Cipta Syariah Balance Rp 30,30 miliar , reksadana campuran Cipta Dinamika Rp 36,82 miliar, dan Kontrak Pengelolaan Portofolio Efek sebesar Rp 476,82 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×