kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

IHSG Naik 0,87%, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Jumat (3/7)


Kamis, 02 Juli 2026 / 18:17 WIB
IHSG Naik 0,87%, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Jumat (3/7)
ILUSTRASI. IHSG naik 0,87% didorong saham konglomerasi dan perbankan. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, melanjutkan tren penguatan pada perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG meningkat 0,87% atau naik 49,44 poin ke posisi 5.744,55 pada akhir penutupan perdagangan Kamis (2/7/2026).

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa saham di kawasan Asia.

Selain itu, kenaikan indeks terutama ditopang oleh saham-saham konglomerasi dan perbankan berkapitalisasi besar, meski nilai tukar rupiah masih berada dalam tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp 18.043 per dolar AS.

"Selanjutnya, pergerakan harga komoditas minyak yang melemah serta penguatan harga emas dunia diperkirakan menjadi pendorong emiten-emiten di IHSG," kata Herditya kepada Kontan, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga: Prospek Saham ISAT Masih Cerah, Ditopang Pertumbuhan Data dan Bisnis AI

Proyeksi IHSG di Perdagangan Jumat (3/7/2026)

Untuk perdagangan Jumat (3/7), Herditya memperkirakan IHSG masih berpotensi mengalami koreksi terbatas. Ia memproyeksikan level support indeks berada di level 5.722, sedangkan level resistance berada di level 5.796.

Dari sisi sentimen, pelaku pasar akan mencermati rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) Amerika Serikat pada Kamis (2/7/2026) dan mengamati arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) ke depan.

Head of Research and Education Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, mengamini. Pasar akan menantikan rilis data NFP AS pada Juni 2026 yang diperkirakan menunjukkan penambahan tenaga kerja sebanyak 110.000, melambat dibandingkan realisasi bulan sebelumnya sebesar 172.000.

Baca Juga: Dual Listing EMAS di Hong Kong Perkuat Akses Modal Global bagi Perusahaan Indonesia

Kondisi ini mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja AS mulai melambat seiring tingginya suku bunga yang masih membatasi aktivitas ekonomi.

Dari sisi teknikal, penguatan IHSG tertahan oleh MA5 di kisaran level 5.760. Sementara itu, indikator MACD menunjukkan penguatan histogram positif yang diiringi potensi death cross pada Stochastic RSI di area oversold.

"Oleh karenanya, IHSG berpeluang berkonsolidasi di rentang level 5.700-5.800 pada perdagangan Jumat (3/7)," tulis Valdy dalam risetnya, Kamis (2/7/2026).

Dari sisi rekomendasi saham, Herditya menyarankan investor untuk mencermati saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dengan target harga Rp 1.495-Rp 1.595, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan target harga Rp 600-Rp 725, dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) dengan target harga Rp 5.850-Rp 6.175 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×