kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Chandra Asri (TPIA) Akuisisi Anak Usaha Listrik dan Air Krakatau Steel (KRAS)


Selasa, 03 Januari 2023 / 15:38 WIB
Chandra Asri (TPIA) Akuisisi Anak Usaha Listrik dan Air Krakatau Steel (KRAS)
ILUSTRASI. Pabrik Chandra Asri di Cilegon.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra, menyampaikan pihaknya antusias mengeksekusi strategi "programmatic M&A” untuk memposisikan Chandra Asri pada pertumbuhan bisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan. Erwin bilang, akuisisi “bolt-on” ini didukung dengan arus kas yang stabil serta dukungan dari bank untuk pendanaan Chandra Asri.

"Strategi ini semakin meningkatkan fundamental bisnis kami dan membuka banyak sinergi menarik, antara lain untuk diversifikasi pendapatan dalam utilitas pendukung serta selaras dengan rencana ekspansi kompleks petrokimia kedua dan industri hilir berskala dunia,” ujar Erwin.

Sebagai informasi, KDL saat ini tengah mengembangkan usaha dari energi terbarukan yang selaras dengan strategi Chandra Asri dalam menerapkan transisi energi hijau.

Baca Juga: Krakatau Steel (KRAS) Optimistis Cetak Kinerja Keuangan yang Lebih Baik Tahun Depan

KDL belum lama ini meluncurkan brand yang akan menaungi produk energi terbarukan bernama ERICS (Empowering Renewable Energy of Indonesia with Krakatau Solution).

Selama tahun 2022 ERICS sudah meluncurkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sejumlah area di Cilegon, Banten. Termasuk di area waduk Kerenceng milik PT KTI. Sementara itu, Chandra Asri saat ini juga mengimplementasikan transisi energi hijau.

Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menerapkan peta jalan gas rumah kaca (GRK) serta untuk mendukung Nationally Determined Contribution (NDC) serta Long Term Strategy for Low Carbon and Climate Resilience 2050 atau Visi Indonesia 2050 LTS-LCCR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×