kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.916   25,00   0,15%
  • IDX 7.362   -27,28   -0,37%
  • KOMPAS100 1.021   -6,48   -0,63%
  • LQ45 751   -1,06   -0,14%
  • ISSI 259   -0,96   -0,37%
  • IDX30 401   1,72   0,43%
  • IDXHIDIV20 497   5,73   1,17%
  • IDX80 115   -0,59   -0,51%
  • IDXV30 134   1,20   0,90%
  • IDXQ30 129   0,61   0,48%

Cek Prospek dan Rekomendasi Emiten yang Masih Diburu di Tengah Aksi Jual Asing


Kamis, 12 Maret 2026 / 20:50 WIB
Cek Prospek dan Rekomendasi Emiten yang Masih Diburu di Tengah Aksi Jual Asing
ILUSTRASI. IHSG ditutup turun 4,57 persen ke level 7.577,06 (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah derasnya arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia, sejumlah saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menjadi incaran investor global.

Berdasarkan data perdagangan, investor asing mencatat net sell Rp 2,51 triliun di pasar reguler dan Rp 2,93 triliun di seluruh pasar dalam sepekan terakhir.

Dalam sebulan terakhir, dana asing yang keluar dari pasar reguler mencapai sekitar Rp 8 triliun, meskipun secara keseluruhan pasar masih mencatat net buy Rp 2 triliun.

Baca Juga: Emiten Jasa Migas Ikut Kecipratan Cuan dari Lonjakan Harga Minyak Dunia

Di tengah aksi jual tersebut, sejumlah saham tetap mengalami akumulasi oleh investor asing. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat net buy terbesar dengan nilai Rp 1,7 triliun dalam sebulan terakhir.

Selain itu, saham yang juga banyak dibeli asing antara lain:

  • PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 955,2 miliar
  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 670,5 miliar
  • PT Astra International Tbk (ASII) Rp 578,4 miliar
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 422,1 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 403 miliar
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 359,3 miliar
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 320,1 miliar
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 291,4 miliar
  • PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 282,3 miliar

Baca Juga: Sentimen Geopolitik Berpotensi Dorong Kenaikan Yield Obligasi Korporasi

Investor Asing Lakukan Akumulasi Selektif

Equity Analyst Indo Premier Sekuritas Imam Gunadi menilai, akumulasi pada saham-saham tersebut menunjukkan pola selective accumulation oleh investor institusi global.

Menurutnya, investor asing cenderung mengonsolidasikan portofolio pada saham berkapitalisasi besar yang memiliki fundamental kuat dan visibilitas pertumbuhan laba yang baik.

“Investor global cenderung melakukan konsolidasi portofolio pada saham berkapitalisasi besar dengan fundamental earnings visibility yang relatif kuat,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (12/3).

Saham-saham tersebut juga memiliki kombinasi likuiditas tinggi, struktur neraca solid, serta eksposur pada sektor inti ekonomi seperti perbankan, energi, dan infrastruktur digital.

Selain itu, koreksi pasar yang terjadi belakangan ini membuat valuasi sejumlah saham menjadi lebih menarik sehingga membuka peluang bagi investor asing untuk melakukan reentry secara bertahap.

Baca Juga: TOBA Hingga BNBR Mau Rights Issue di Tengah Fluktuasi IHSG, Begini Prospeknya

 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×