kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Laba Gudang Garam (GGRM) Melonjak 2.440% di Semester I-2026


Jumat, 31 Juli 2026 / 17:25 WIB
Laba Gudang Garam (GGRM) Melonjak 2.440% di Semester I-2026
ILUSTRASI. PT Gudang Garam (KONTAN/Benediktus Krisna). PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatatkan lonjakan kinerja laba yang signifikan pada semester I-2026, di tengah penurunan penjualan. Ini pemicunya.


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatatkan lonjakan kinerja laba yang signifikan pada semester I-2026, meski dari sisi penjualan justru mengalami penurunan.

Sepanjang semester I-2026, GGRM membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 41,18 triliun, turun 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 44,37 triliun.

Di tengah penjualan menyusut, beban pokok penjualan dan pendapatan turun lebih dalam dari Rp 40,58 triliun pada semester I-2025 menjadi Rp 35,19 triliun pada semester I-2026.

Baca Juga: Gudang Garam (GGRM) Salurkan Dividen Tunai Rp 1,5 Triliun, Intip Jadwalnya

Alhasil, laba bruto perseroan naik 58% menjadi Rp 5,99 triliun, dari sebelumnya Rp 3,79 triliun.

Perbaikan kinerja GGRM juga didukung oleh penurunan beban operasional. Beban penjualan tercatat turun 39,9% menjadi Rp 1,10 triliun, dari sebelumnya Rp 1,83 triliun.

Sementara itu, beban umum dan administrasi turun 26,8% menjadi Rp 1,16 triliun, dari Rp 1,59 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, beban bunga dan keuangan perseroan tercatat menyusut signifikan, dari Rp 219,35 miliar pada semester I-2025 menjadi hanya Rp 4,52 miliar pada semester I-2026.

 

Adapun kerugian selisih kurs mata uang asing tercatat sebesar Rp 10,76 miliar, naik dari Rp 1,79 miliar pada periode sebelumnya.

GGRM juga membukukan pendapatan lainnya sebesar Rp 191,14 miliar, naik dari Rp 148,79 miliar, sementara beban lainnya tercatat turun tipis menjadi Rp 1,46 miliar dari sebelumnya Rp 2,31 miliar.

Kombinasi kenaikan laba bruto dan penurunan berbagai pos beban membuat laba sebelum pajak penghasilan GGRM melonjak tajam menjadi Rp 3,90 triliun pada semester I-2026, dari sebelumnya hanya Rp 294,37 miliar pada semester I-2025, atau melesat lebih dari 12 kali lipat.

Baca Juga: Laba Gudang Garam (GGRM) Melonjak 58,69% Jadi Rp 1,55 Triliun pada 2025

Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp 921,49 miliar, naik dari Rp 174,12 miliar pada periode sebelumnya, GGRM membukukan laba dari sebesar Rp 2,98 triliun.

Angka ini melonjak signifikan dibandingkan laba  yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp 120,25 miliar.

Adapun total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih tercatat Rp 2,98 triliun, meroket 2.440% dari Rp 117,16 miliar pada semester I-2025. 

Sejalan dengan lonjakan laba bersih, laba per saham dasar (basic earnings per share) GGRM dari operasi yang dilanjutkan turut melonjak 2.436,1% menjadi Rp 1.547 per saham pada semester I-2026, dari sebelumnya hanya Rp 61 per saham pada semester I-2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×