kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.404.000   -15.000   -1,06%
  • USD/IDR 16.195
  • IDX 7.294   -26,58   -0,36%
  • KOMPAS100 1.142   -7,10   -0,62%
  • LQ45 920   -3,25   -0,35%
  • ISSI 218   -1,41   -0,64%
  • IDX30 460   -1,72   -0,37%
  • IDXHIDIV20 554   -0,98   -0,18%
  • IDX80 128   -0,53   -0,41%
  • IDXV30 130   0,41   0,32%
  • IDXQ30 155   -0,33   -0,21%

Campina melunasi utang Rp 260 miliar


Selasa, 20 Februari 2018 / 08:00 WIB
Campina melunasi utang Rp 260 miliar
ILUSTRASI.


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) mempercepat pembayaran utang kepada Swiss Life Pte Ltd. CAMP menggunakan dana initial public offering (IPO) untuk melunasi utang pokok sebesar Rp 260 miliar.

CAMP juga membayar bunga pinjaman Rp 9,63 miliar menggunakan kas internal. Utang dengan tingkat bunga 14,5% per tahun tersebut sejatinya baru jatuh tempo pada 23 Maret 2020.

Per 30 Juni 2017, CAMP memiliki debt to earning ratio 93,40% dan debt to assets ratio sebesar 48,38%. "Pelaksanaan transaksi ini menghapus saldo utang jangka panjang perusahaan," kata Samudera Prawirawidjaja, Direktur Utama CAMP, dalam keterbukaan informasi, Senin (19/2).

Setelah pelaksanaan transaksi pembayaran utang tersebut, saldo dana IPO emiten produsen es krim ini tersisa Rp 27,33 miliar. Sisa dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja perusahaan. "Di antaranya untuk perluasan ekspansi dan pembelian alat distribusi," ujar Adji Andjono Purwo, Direktur Pemasaran CAMP kepada KONTAN.

Adji mengaku, saat ini sedang menggodok rencana penambahan pabrik baru. Ada beberapa kriteria lokasi yang dipertimbangkan. Di antaranya, lokasi pabrik harus dekat dengan sumber air. "Harga tanah dan hubungan industrial yang kondusif juga dipertimbangkan," lanjut dia. 

Tahun ini, CAMP berharap bisa membukukan pendapatan di atas Rp 1 triliun. Pasalnya, ada sejumlah sentimen positif yang bisa terjadi pada 2018. Misalnya, adanya gelaran Pilkada dan Asian Games. Hajatan ini diharapkan bisa mendorong penjualan pada toko-toko dan jaringan yang berada di daerah pariwisata. "Kami harap, pendapatan bisa tumbuh 10%," tutur Adji.

Adji menyatakan, di Pulau Jawa, CAMP memiliki 30 kantor cabang. Sementara di luar Jawa CAMP memiliki 30 distributor. Dengan demikian, CAMP memiliki 60 titik penjualan. "Secara size penjualan, pulau Jawa punya kontribusi paling besar," kata dia. 

CAMP menyiapkan belanja modal sekitar Rp 50 miliar tahun ini. Nilai belanja modal tersebut lebih tinggi 10% jika dibandingkan dengan capex untuk 2017 lalu.

*Silakan unduh laporan keuangan PT Campina Ice Cream Industry Tbk. (CAMP) terbaru di KinerjaEmiten.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Pre-IPO : Explained Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM)

[X]
×