kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Bursa segera dibuka, ini rekomendasi saham pilihan Mandiri Sekuritas hari Jumat (5/3)


Jumat, 05 Maret 2021 / 08:15 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Adi Wikanto

Peluncuran produk ini dinilai menjadi bagian dari upaya HMSP untuk mengubah penawaran produk tar rendahnya, mengingat pangsa pasar SKM HMSP telah turun 23% pada kuartal I-2018 menjadi 18,1% pada kuartal III-2020. Namun, langkah tersebut juga mencerminkan strategi meningkatkan kehadiran merek Philip Morris yang membayar royalti.

Adapun biaya royalti sejak kuartal I-2017 hingga kuartal I-2020 telah meningkat menjadi 0,1% menjadi 0,4% untuk merek di bawah Philip Morris International yaitu Marlboro Filter Black, PM Bold dan PM Magnum.

Baca Juga: Volume penjualan rokok turun 10,3%, analis Mirae: Hold saham HMSP

Dari segi valuasi sahamnya, Mandiri Sekuritas menilai saham HMSP sebenarnya terhitung mahal dengan adanya laba per saham (earning per share/EPS) yang terpangkas. Namun apabila EPS membaik maka risiko valuasi mahal ini akan ikut terpangkas.

Mandiri Sekuritas memprediksi dengan tidak ada penyesuaian harga jual eceran (HJE) maka perbaikan EPS baru akan terlihat di semester II-2021. Dus, Mandiri Sekuritas merekomendasikan beli saham HMSP dengan target harga Rp 1.800.

Itulah rekomendasi saham pilihan Mandiri Sekuritas. Ingat, disclaimer on. Segala risiko investasi akibat rekomendasi saham pilihan ini menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

Selanjutnya: Ada pembebasan pajak dividen, cermati saham-saham rekomendasi analis berikut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×