kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bursa Eropa melemah terseret keputusan ECB


Kamis, 05 Februari 2015 / 17:59 WIB
Bursa Eropa melemah terseret keputusan ECB
ILUSTRASI. Anggur


Sumber: AFP | Editor: Yudho Winarto

LONDON. Bursa saham utama Eropa merosot pada perdagangan Kamis (5/2). Menyusul langkah Bank Sentral Eropa (ECB) membatasi akses bank-bank Yunani ke sumber utang.

Indeks acuan FTSE 100 di London turun 0,52% menjadi 6.824,00 poin, indeks DAX 30 di Frankfurt merosot 0,30% menjadi 10.878 poin dan indeks CAC 40 di Paris turun 0,62% menjadi 4.667,81 dibandingkan dengan penutupan Rabu (4/2).

Sementara bursa saham Yunani jatuh lebih dari 9%. "FTSE telah dibuka melemah tajam pada awal perdagangan setelah pengumuman ECB malam lalu bahwa ia tidak akan lagi menerima obligasi Yunani sebagai jaminan untuk pinjaman kepada bank-bank komersialnya," kata Andy McLevey, dari broker daring Interactive Investor.

Sebelumnya, Rabu (4/2) ECB mengatakan tidak akan lagi mengizinkan bank-bank Yunani untuk menggunakan utang pemerintah sebagai jaminan atas pinjaman.

Utang Yunani memiliki peringkat kredit sampah (junk) dan, berdasarkan peraturan ECB, seharusnya tidak memenuhi syarat sebagai jaminan. Meski demikian, Yunani telah mendapatkan pengecualian karena situasi ekonomi negara tersebut.

Keputusan ECB untuk mengambil tindakan itu dipandang sebagai menambah tekanan ekstra. Terlebih pemerintahan baru Yunani tengah mencoba mencapai kesepakatan mendapatkan utang.

"Bank Sentral Eropa mengatakan tidak akan menerima obligasi Yunani sebagai agunan -- respon awal yang kuat terhadap upaya Athena untuk menegosiasikan kembali persyaratan bailout dengan kreditur," tambah analis ETX Capital Daniel Sugarman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×