kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.891   16,00   0,09%
  • IDX 7.389   -51,51   -0,69%
  • KOMPAS100 1.027   -9,91   -0,95%
  • LQ45 752   -7,70   -1,01%
  • ISSI 260   -2,22   -0,85%
  • IDX30 399   -2,52   -0,63%
  • IDXHIDIV20 491   -4,11   -0,83%
  • IDX80 115   -1,17   -1,01%
  • IDXV30 133   -1,68   -1,25%
  • IDXQ30 129   -0,54   -0,42%

Bursa CFX Hadirkan Laporan Bulanan Perkembangan Industri Kripto


Rabu, 11 Maret 2026 / 23:05 WIB
Bursa CFX Hadirkan Laporan Bulanan Perkembangan Industri Kripto
ILUSTRASI. Kontan - CFX Native Online (DOK/CFX)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Central Finansial X (CFX) merilis laporan perkembangan data industri aset kripto guna menyediakan rujukan informasi pasar bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan seiring pesatnya dinamika perdagangan aset kripto di Indonesia yang membutuhkan data terpercaya dan terverifikasi.

Laporan yang akan dipublikasikan setiap bulan ini merangkum aktivitas transaksi di ekosistem Bursa Kripto CFX. Data yang disajikan mencakup metrik pasar spot dan derivatif, seperti volume perdagangan, frekuensi transaksi, hingga jumlah konsumen aktif bulanan. Informasi tersebut dapat diakses melalui situs web resmi dan kanal media sosial CFX.

Direktur Utama Bursa Kripto CFX Subani mengatakan publikasi laporan ini merupakan bagian dari komitmen bursa dalam membangun ekosistem aset kripto yang transparan dan berintegritas.

“Sebagai bursa kripto, kami berkomitmen menjaga kualitas ekosistem melalui ketersediaan data transaksi yang valid dan transparan. Kami berharap data ini dapat menjadi rujukan objektif bagi masyarakat sebelum mengambil keputusan transaksi,” ujar Subani dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Dongkrak Transaksi, CFX Pangkas Biaya Transaksi Kripto di Indonesia

Berdasarkan laporan periode 1–28 Februari 2026, Bursa Kripto CFX mencatat terdapat 1.457 aset kripto dan 127 kontrak derivatif aktif yang diperdagangkan melalui 25 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) terdaftar.

Pada pasar spot, volume perdagangan selama Februari mencapai Rp 24,33 triliun. Sementara itu, volume perdagangan di pasar derivatif tercatat sebesar Rp 3,88 triliun pada periode yang sama.

CFX juga mencatat lima aset kripto dengan volume perdagangan terbesar sepanjang Februari, yakni Tether (USDT), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Pippin (PIPPIN), dan Solana (SOL).

Subani menambahkan, laporan perkembangan data industri ini melengkapi informasi yang sebelumnya telah tersedia di situs resmi CFX, seperti Daftar Aset Keuangan Digital (DAKD) yang memuat daftar aset kripto yang legal diperdagangkan di Indonesia.

Baca Juga: Industri Kripto Indonesia Terus Berkembang, Regulasi Makin Matang

Selain itu, CFX juga menyediakan Data Ringkasan Pasar yang menampilkan frekuensi dan volume transaksi harian di pasar spot maupun kontrak derivatif, serta pergerakan harga acuan aset kripto.

“Ke depan, kami akan terus menambah berbagai instrumen data pasar yang relevan untuk memperkuat posisi Bursa Kripto CFX sebagai rujukan utama informasi pasar aset kripto di Indonesia,” tutup Subani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×