kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.539.000   -2.000   -0,13%
  • USD/IDR 15.875   5,00   0,03%
  • IDX 7.314   118,54   1,65%
  • KOMPAS100 1.121   16,95   1,53%
  • LQ45 892   14,50   1,65%
  • ISSI 223   2,40   1,09%
  • IDX30 459   10,01   2,23%
  • IDXHIDIV20 553   13,38   2,48%
  • IDX80 129   1,38   1,09%
  • IDXV30 137   2,73   2,03%
  • IDXQ30 152   3,22   2,16%

Bursa Australia Cetak Rekor Tertinggi Senin (25/11), Terkerek Saham Kesehatan


Senin, 25 November 2024 / 14:28 WIB
Bursa Australia Cetak Rekor Tertinggi Senin (25/11), Terkerek Saham Kesehatan
ILUSTRASI. Bursa Australia menyambut baik pencalonan Scott Bessent sebagai Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), yang diharapkan dapat membawa stabilitas bagi pasar.. REUTERS/Steven Saphore


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia mencetak rekor penutupan tertinggi pada Senin (25/11), dipimpin oleh kenaikan saham di sektor kesehatan dan teknologi.

Kenaikan ini terjadi setelah investor menyambut baik pencalonan Scott Bessent sebagai Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), yang diharapkan dapat membawa stabilitas bagi pasar. 

Indeks S&P/ASX 200 naik 0,3% menjadi 8.417,6, melanjutkan tren positif selama dua sesi berturut-turut. 

Baca Juga: IHSG Naik 1,50% ke 7.303,4 di Sesi I Senin (25/11), Top Gainers: BBNI, PGASI, BMRI

Presiden terpilih AS Donald Trump pada Jumat (24/11), mengumumkan akan mencalonkan investor ternama Scott Bessent sebagai Menteri Keuangan.

Beberapa analis menilai langkah ini dapat mengurangi kemungkinan penerapan tarif yang keras. 

"Pengumuman pencalonan Scott Bessent oleh Trump memberikan dampak positif pada pasar. Indeks berjangka AS juga menguat," kata Josh Gilbert, analis pasar di eToro AUS Capital.

"Investor melihat langkah ini sebagai sinyal positif, dengan ekspektasi bahwa ia akan memprioritaskan stabilitas ekonomi dan pasar." 

Di Australia, pelaku pasar kini menantikan data inflasi utama serta pernyataan Gubernur Bank Sentral Australia (RBA), Michelle Bullock, yang dijadwalkan rilis pekan ini untuk memahami lebih lanjut kebijakan moneter. 

Baca Juga: IHSG Dibuka Naik 0,91% ke 7.261,29 Senin (25/11), Mengekor Bursa Regional

Saham Sektor Kesehatan dan Teknologi Memimpin 

Di Sydney, saham sektor kesehatan mencatat kenaikan 1,3%, dengan CSL — salah satu saham termahal di Australia — melonjak 1,7%.

Saham teknologi juga turut menguat, naik 0,9% setelah rekan-rekan mereka di Wall Street menutup perdagangan dengan kenaikan pada Jumat lalu. 

Namun, saham sektor keuangan melemah 0,2%, dipimpin oleh penurunan 1,3% saham ANZ Group. Saham Westpac turun 1,2%, sementara Commonwealth Bank of Australia justru naik 0,7%. 

"Ada aksi ambil untung di sektor keuangan. CBA mencatat rekor tertinggi pekan lalu, sementara Westpac diperdagangkan di level tertinggi 52 minggu," ujar Gilbert. 

Baca Juga: Bursa Australia Catat Rekor Tertinggi, Indeks Selandia Baru Sentuh Puncak Tiga Tahun

Sementara itu, saham emas merosot sekitar 1,3% seiring dengan penurunan harga emas global. 

Di Selandia Baru, indeks acuan S&P/NZX 50 naik 1,2% ke level 13.196,08, tertinggi sejak awal Oktober 2021.

Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga yang akan diumumkan pekan ini. 

Bank sentral Selandia Baru diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Rabu mendatang, berdasarkan jajak pendapat Reuters.

Selanjutnya: Icip-icip Kuliner Korea di Gahyo Korean BBQ

Menarik Dibaca: Icip-icip Kuliner Korea di Gahyo Korean BBQ

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Working with GenAI : Promising Use Cases HOW TO CHOOSE THE RIGHT INVESTMENT BANKER : A Sell-Side Perspective

[X]
×